BANTENRAYA.COM – Di masa pandemi, sudah bukan rahasia apabila para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengalami penurunan pendapatan dan begitu kesulitan untuk bertahan menjalankan usahanya.
Oleh karena itu, melalui program pemberdayaan ekonomi, Rumah Zakat menyalurkan bantuan kewirausahaan kepada empat orang pelaku UMKM yang berada di area kantor Rumah Zakat Cilegon pada pekan lalu.
Program Head Rumah Zakat Humaedi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pengembangan ekonomi agar tidak semakin memperlebar kesenjangan sosial, karena melalui pemberian modal usaha, diharapkan bisa membantu menuntaskan permasalahan ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Beli Tempe di Cilegon Kini Bisa Pakai QRIS
Sebelum para pelaku usaha diberikan bantuan, Program Head Rumah Zakat memberikan Sosialisasi Rumpun program pemberdayaan Rumah Zakat sekaligus sharing komitmen para penerima manfaat karena para pelaku usaha tersebut baru bergabung menjadi member binaan Rumah Zakat.
“Melalui program ini kami berupaya untuk terus memberikan dukungan kepada para UMKM agar tetap bisa menjalankan usahanya di tengah masa sulit seperti ini,” kata Humaedi kepada Banten Raya, Selasa (5/10).
Keempat penerima manfaat tersebut adalah Susan yang mempunyai usaha nasi uduk, Hudaefah yang mempunyai usaha warung kopi, Wahidi usaha ketoprak, dan Ngatno dengan usaha bakso dan mie ayam.
Baca Juga: Amalan atau Wirid Bulan Safar, untuk Tolak Bala
Dengan adanya bantuan modal usaha tersebut, Rumah Zakat berharap bisa membantu keempat penerima manfaat agar dapat mengembangkan dan meningkatkan produksi usaha mereka.
Salah satu penerima bantuan modal Ngatno sangat senang karena dengan bantuan tersebut kendala produksi yang selama ini ditemui dapat diatasi.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Rumah Zakat yang sudah memberikan bantuan modal usaha kepada saya. Karena saya kemarin sempat lesu saat ini bergairah lagi. Insya Allah, dengan bantuan modal usaha yang saya dapatkan dari Rumah Zakat ini, akan saya gunakan sebaik mungkin untuk kemajuan usaha saya,” kata Ngatno.***

















