BANTENRAYA.COM – Pemerintah Brasil telah mengumumkan bahwa Indonesia kini resmi menjadi anggota penuh aliansi Brazil, Russia, India, China, dan South Africa (BRICS).
Sebagai informasi, BRICS adalah aliansi negara-negara berkembang yang bertujuan untuk meningkatkan pengaruh global dan kerja sama ekonomi.
Selain itu, BRICS juga dianggap sebagai pesaing geopolitik terdepan bagi blok G7 dan juga negara-negara anggotanya mencakup sekitar 30 Persen permukaan bumi dan 45 Persen populasi global.
Baca Juga: Karir Pemain Patrick Kluivert, Mengorbit Bersama Ajax dan Menjadi Bintang Bersama Barcelona
Sebenarnya pengusulan Indonesia sebagai anggota BRICS telah didukung sejak Agustus 2023 yang lalu oleh para pemimpin aliansi tersebut.
Akan tetapi, Indonesia memilih untuk menunda keanggotaannya hingga pembentukan pemerintah baru yang terpilih pada tahun 2024 yang lalu.
Bergabungnya negara Indonesia dengan BRICS memberikan manfaat berupa akses ke pasar yang lebih luas, peningkatan perdagangan antarnegara anggota.
Baca Juga: Berhadiah Rp8 Miliar! Poster DPO Harun Masiku Beredar di Pasar Rangkasbitung
Serta memberikan Indonesia peluang untuk memperkuat kolaborasi dalam riset dan inovasi di bidang kesehatan, teknologi, dan energi.
Berikut Bantenraya.com akan mengulas informasi tentang Indonesia yang telah resmi bergabung menjadi anggota penuh BRICS.
Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Brasil menyambut dan memberi selamat kepada Indonesia sebagai anggota terbaru dari organisasi BRICS.
“Indonesia, yang memiliki populasi dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, memiliki kesamaan pandangan dengan anggota-anggota BRICS lainnya,” ujarnya.
“Itu terkait dukungan atas reformasi institusi global dan kontribusi positif untuk menguatkan kerja sama antara negara-negara selatan global,” kata Pemerintah Brasil.
Brasil sebagai pemegang Presidensi BRICS 2025 ini memandang bahwa Indonesia telah mendukung isu-isu yang menjadi prioritas selama Presidensi Brasil di BRICS pada tahun 2025.
Baca Juga: Tanpa Kenaikan, Pemkot Serang Alokasikan Rp 196 Miliar untuk TPP PNS dan PPPK di 2025
Bergabungnya Indonesia ke BRICS ini pertama kali disepakati oleh anggota-anggota BRICS dalam KTT di Johannesburg, Afrika Selatan, Agustus tahun 2023 yang lalu.
Namun dikarenakan negara Indonesia melaksanakan Pemilu pada Februari tahun 2024 yang lalu.
Pemerintah Republik Indonesia baru secara resmi menyatakan niat bergabung dengan BRICS setelah pemerintah yang baru terbentuk di bawah Presiden Prabowo Subianto. (Febby Prayoga)***

















