BANTENRAYA.COM – Belum lama ini, Yaya salah satu peserta yang mengikuti kompetisi Clash of Champions by Ruangguru mendapat komentar yang kurang mengenakan.
Komentar yang didapatnya itu menyebut bahwa Yaya Clash of Champions mudah baper atau terbawa perasaan yang berlebih.
Tak hanya itu, dalam komentar itu menyebut bahwa Yaya Clash of Champions juga haus akan validasi.
Nampaknya, komentar yang dilayangkannya membuat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) itu cukup berdampak.
Bahkan, saluran WhatsApp atau WA channel yang diperuntukan untuk sharing sempat dihapus oleh Yaya.
Selain itu, tugas yang belum sempat diselesaikan oleh Yaya terbengkalai akibat komentar tersebut.
Mengetahui bahwa salah satu dari temannya tersebut tengah mengalami masa sulit, Nabil (OXFORD) hingga Sandy (NUS) pun meminta agar netizen berhenti melayangkan komentar buruk.
Meski komentar tersebut cukup berdampak pada dirinya, mahasiswa jurusan Psikologi itu menanggapi dengan cukup menohok.
Baca Juga: Profil Yaya Clash of Champions Lengkap dengan Instagram, Mahasiswa UGM yang Kena Kritik Netizen
Dalam beberapa komentar netizen, ada yang menyebut jika peserta Clash of Champions itu merupakan sosok yang gampang baper.
“Orang sekarang tuh kenapa sukaaaaaa banget dengan iir? mudah melabel orang lain dengan kata ‘Baperan’,” respons Yaya.
“Please lah, temen ku juga capek kalo kalian nanyain tentang si A atau si B di dm dia,” sambung pemilik nama Nadia Puti Dianesti tersebut.
Baca Juga: Adu Tajir Antara Sanuji Pentamarta dan Mochamad Hasbi Asyidiki, Siapa Paling Kaya?
“Ga cuma temenku, peserta coc yang lain juga pasti capek kalo kalian nanyain tentang peserta lain di lapak mereka,” jelasnya.
“Nih ya, jika kamu menyukai sesuatu, tapi secara gak sadar ada orang lain yang tersakiti karena perilaku ‘menyukai’ mu berarti ada yang harus diperbaiki,” pungkasnya melalui akun Instagram @nadiadianesti
Sebagai informasi, Yaya sendiri berhasil melaju ke babak selanjutnya usai berhasil menyelesaikan tantangan individu maupun kelompok.***



















