BANTENRAYA.COM – Salah satu peserta Clash of Champions yakni Yaya mendapati kritikan dari netizen.
Atas kritikan yang diterima Yaya Clash of Champions tersebut cukup membuat dirinya terguncang.
Bahkan, Yaya Clash of Champions sempat menghapus saluran WhatsApp atau WA channel yang diperuntukan untuk sharing.
Yaya sendiri diketahui masih bertahan usai melewati beberapa tantangan baik secara individu maupun kelompok di kompetisi by Ruangguru.
Baca Juga: Adu Tajir Antara Sanuji Pentamarta dan Mochamad Hasbi Asyidiki, Siapa Paling Kaya?
Tantangan individu yang berhasil lolos ke tahap berikutnya yakni Extreme Addition dan Shuffle and Recall.
Sedangkan untuk tantangan berkelompok, Yaya kedapatan berada di Team Kevin (NUS) bersama Nabil (OXFORD) dan Ghaza (ITB).
Bersama teamnya, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut berhasil ke babak selanjutnya usai mengerjakan tantangan Number Chain.
Sayangnya, pemilik nama lengkap Nadia Puti Dianesti tersebut belum lama ini mendapat kritikan dari salah seorang netizen.
Baca Juga: Viral Ibu-ibu Bentak Kasir Minimarket Karena Beli Susu Tak Dingin, Warganet Bilang Begini
Di mana, Yaya menerima komentar bahwa dirinya dianggap sebagai seorang yang mudah baper atau terbawa perasaan yang berlebih dan terlalu sensitive dalam menanggapi sesuatu.
Atas komentar yang diterimanya tersebut, Yaya bahkan sempat menghapus saluran WA miliknya dengan username Yayaaaa yang telah memiliki 14ribu pengikut.
Yaya sendiri merupakan mahasiswa UGM dengan mengambil jurusan Psikologi angkatan 2021.
Sederet prestasi telah diraih oleh perempuan berhijab tersebut baik akademik maupun non akademik.
Baca Juga: 9 Koper Jemaah Haji Kota Serang Nyasar ke Kabupaten Lebak
Diantaranya 1ST Winner-National Debate Competition on Psychology dan 3RD Winner-Mahasiswa Berprestasi Universitas Gadjah Mada 2024.
Yaya juga pernah meraih gelar juara favorit atas Lomba Cerita Pendek dengan karyanya yang berjudul Rindu Di Balik Layar.
Alumnus SMAN 1 PADANG PANJANG Jurusan IPS tersebut pernah menjadi content writer di RariaMedia Group.
Pengalaman lainnya yakni menjadi Education Mentor di KRYA dari Agustus 2022 hingga saat ini.
Baca Juga: Program Salira Kelurahan Purwakarta 2024 Rp 264 Juta
Yaya juga merupakan founder dari Senyawa yakni kegiatan sosial di bawah naungan Fakultas Psikologi UGM yang ditujukan kepada para penyintas kekerasan seksual.
Senyawa ditujukan sebagai ruang aman yang membentuk pemulihan konsep diri positif untuk meningkatkan kepercayaan diri para penyintas.
Adapun Instagram pribadinya yaitu memiliki username @nadiadianesti dengan 23,3 ribu pengikut setelah artikel ini ditulis.***



















