BANTENRAYA.COM – Rumah Anggur Farm yang berlokasi di Lingkungan Meluar, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon membagikan tips cara ampuh mengatasi dan meminimalisir berkembangnya jamur di musim hujan.
Pemilik Rumah Anggur Farm Khairul Anwar menyampaikan, musim hujan seperti ini jamur menjadi mudah berkembang dan merusak tanaman anggur.
Apalagi jika tanaman tersebut tidak ditutupi dengan plastik ultraviolet (UV).
Baca Juga: Seluruh Alun-Alun dan Taman di Kota Tangerang Ditutup, Dibuka Kembali Tanggal…
“Kalau tanaman (anggur-Red) tidak ada atapnya sangat sulit untuk mengatasi jamur yang berkembang, tapi kalau ada plastik UV setidaknya tidak terlalu berat seperti tanpa atap,” kata Anwar kepada Banten Raya, Jumat 24 Desember 2021.
Namun untuk meminimalisir penyebaran jamur, Ia mengatakan cukup semprotkan fungisida, insektisida, atau jenis pestisida lainnya minimal satu kali dalam sepekan.
Menurutnya hal itu dapat membantu mencegah penyebaran jamur.
Baca Juga: Pasca Tebing Longsor, Lokasi Wisata Gunung Luhur di Lebak Ditutup Total
“Nyemprotnya nggak usah setiap hari, ya seminggu sekali lah, dan usahakan setiap minggu beda-beda merek bahan yang disemprotkan, karena akibat hujan ini bisa mengundang hama yang berbeda-beda, mangakanya obat semprotnya juga beda-beda,” tuturnya.
Selain disemprot dengan pestisida, Anwar juga menyarankan memberikan dolomit (kapur pertanian) supaya PH tanah netral.
Menurutnya, di musim hujan PH tanah biasanya naik, karena air hujan mengandung unsur N (nitrogel).
Baca Juga: Masih Baru Banget! Kode Redeem FF Terbaru 26 Desember 2021, Buruan Klaim
“Makanya disarankan musim hujan tidak untuk kasih pupuk ke pohon yang mengandung unsur N di pupuk itu,” ucapnya.
Lebih lanjut ia menyarankan, untuk musim hujan juga disarankan tidak untuk membuahkan anggur.
Hal tersebut dikarenakan banyak kendala dalam pertumbuhan tunas, pemekaran bunga, pembentukan berry anggur sampai warna dan rasa anggur pun tidak maksimal. ***

















