BANTENRAYA.COM – Tingkat penipuan transaksi digital marak terjadi saat momen liburan seperti Natal dan Tahun Baru.
Saat momen liburan banyak perusahaan yang menawarkan promo besar-besaran terhadap tiket wisata murah sebagai strategi penjualan.
Namun, perlu diperhatikan, jika skema tersebut menjadi peluang bagi kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan, dengan modus terbaru tiket yanh murah.
BACA JUGA: POSCO 1 Persen Foundation Luluskan 82 Peserta Angkatan Pertama Program Bahasa Korea di Cilegon
Bedasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satgas Pasti, total kerugian yang dialami masyarakat dengan skema penipuan ini mencapai Rp1 triliun sepanjang tahun 2025.
Berikut ini Bantenraya.com kutip dari Dompet digital Dana, lima tips supaya terhindar dari kejahatan siber,terutama di momen liburan ini!
1. Anggap PIN dan OTP = Kunci Rumah
Setiap kali ingin pergi, kamu pasti kunci rumah dulu, dan kunci itu tidak akan kamu berikan sembarangan ke orang lain, ‘kan? Prinsip yang sama harus kamu terapkan untuk PIN dan OTP, karena ini adalah kunci utama akses ke akun dompet digitalmu.
Jaga kerahasiaan PIN dan OTP dengan baik, karena lembaga tepercaya pun tidak akan pernah meminta kode-kode tersebut.
Jika kamu tidak sedang login atau melakukan transaksi apapun, segera abaikan kode, logout dari semua perangkat, atau ubah PIN, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
2. Jangan Lupa Periksa Ulang Detail Transaksi
Musim Nataru identik dengan bertukar kado, termasuk lewat transfer saldo e-wallet. Nah, terkadang kita terlalu buru-buru saat akan mengirimkan saldo e-wallet. Di momen sibuk seperti ini, pastikan ketelitian kamu dalam mengetik nomor tujuan, nama penerima, dan nominal.
3. Hindari Menggunakan Wi-Fi Umum saat Bertransaksi
Di musim liburan, transaksi pun semakin sering. Mulai dari christmas dinner bersama teman-teman, checkout baju baru di e-commerce, hingga membeli tiket pesawat atau kereta untuk pulang kampung. Tak jarang, berbagai transaksi ini kita lakukan dengan numpang Wi-Fi di restoran atau kafe tempat kita nongkrong.
Padahal, jaringan umum seperti ini rentan terhadap serangan malware hingga penyadapan, lho! Gunakan selalu jaringan pribadi atau paket data saat melakukan transaksi keuangan. Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi umum, hindari mengakses aplikasi atau situs yang menyimpan data penting.
4. Multi-Factor Authentication: Langkah Ekstra untuk Jamin Keamanan
Autentikasi multi faktor (MFA) memberi lapisan keamanan ekstra yang melindungi akunmu dari akses tidak sah. Cek fitur DANA Protection dan ikuti rekomendasi keamanan yang diberikan, seperti PIN, Passkey (fitur keamanan yang memanfaatkan kredensial digital yang tersimpan aman di perangkat dan terhubung dengan akun Google atau Apple), dan banyak lagi, sebagai langkah pengamanan.
5. Pantau Saldo dan Riwayat Transaksi Secara Berkala
Kesibukan libur Nataru sering membuat kita lupa memeriksa saldo dan mutasi. Pemeriksaan saldo dan mutasi yang rutin, bisa membantu deteksi kejanggalan dan mengambil tindakan cepat, seperti memblokir akun, mengubah PIN, atau melapor ke layanan pelanggan.
Semoga dengan tips and trick di atas, kamu jadi lebih siap dan waspada dalam menjaga keamanan akun dari kejahatan siber.***



















