BANTENRAYA.COM – XL Axiata mencatat lonjakan kebutuhan data pelanggan sepanjang liburan Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru), berdasarkan monitoring antara 24 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, rata-rata trafik layanan pada periode tersebut naik sebesar 19 dibandingkan hari normal.
Dari catatan tersebut, mayoritas masyarakat banyak menghabiskan waktu liburan untuk berada di rumah dengan menikmati hiburan nonton atau bermain game.
Direktur and Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa menuturkan, pada layanan streaming film, trafik Vidio naik 137 peraen dibandingkan hari normal, Viu, naik 106 persen dan Netflik, naik 98 persen.
“Khusus sejumlah platform media sosial populer, trafik Facebook meningkat sebesar 6 persen dari hari normal, Instagram 20 persen. Pada layanan berbagi video, trafik pada YouTube meningkat 18 persen, Tiktok 31 persen. Pada layanan penyampai pesan, trafik WhatsApp naik 11 persen,” kata Gede dalam keterangan tertulis yang diterima Bantenraya.com, Selasa 7 Januari 2025.
Selanjutnya, untuk trafik streaming musik, mengalami kenaikan sebesar 21 persen dari hari normal. Untuk game, trafik tertinggi ada pada FreeFire sebesar 105 persen dari hari normal. Lalu Roblox naik 88 persen dan Mobile Legends naik 22 persen.
Dan seperti biasanya selama masa libur panjang, trafik ke layanan peta juga meningkat. Waze GPS meningkat sebesar 24 persen, dan Google Maps meningkat sebesar 18 persen, dan sementara trafik Apple Map sama dengan hari normal.
Baca Juga: Belum Ada yang Berani, BEI Banten Beri 1 Trik Jika Ingin BPR dan BPRS Makin Maju
Gede juga mengatakan, data XL Axiata juga menunjukkan tingginya aktivitas digital yang dilakukan pelanggan dalam mengisi masa liburan Nataru. Trafik data di area pemukiman di Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya tetap menunjukkan kenaikan sekitar 18 persen dibandingkan hari normal.
“Secara nasional, kenaikan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Lombok Timur, naik 34 persen, lalu Kabupaten Lombok Tengah naik 31 persen, dan Kabupaten Bogor naik 23 persen,” ucapnya.
XL Axiata juga bersyukur selama periode liburan tersebut kualitas jaringan tetap prima, tidak mengalami gangguan yang berarti karena sebelumnya sudah dilakukan sejumlah langkah antisipatif.
Baca Juga: 7 Fakta HMPV yang Sedang Merebak di China, Virus Menular Penyerang Pernapasan
“Di antaranya berupa peningkatan kapasitas hingga 2x lipat, pengerahan mobile BTS (MBTS), menyiapkan genset lengkap dengan bahan bakarnya di area-area rawan bencana, serta kesiapan melakukan rekayasa pengalihan jaringan di area yang terganggu ke jaringan yang ada di sekitarnya,” kata Gede.***


















