BANTENRAYA.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang menyalurkan bantuan sosial berupa peralatan sekolah dan mukena kepada 300 anak terlantar.
Selain itu, Dinsos juga menyalurkan bantuan untuk mantan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pemulung, penyandang disabilitas, dan lansia.
“Hari ini (kemarin-red) kita melaksanakan penyaluran bantuan sosial bagi anak terlantar. Anak terlantar di sini dikhususkan untuk anak yatim dan yatim piatu, jumlahnya 300 orang yang kita peroleh dari 29 kecamatan yang diusulkan oleh desa dan telah diverifikasi,” ujar Kepala Dinsos Kabupaten Serang Subur Prianto usai penyerahan bantuan di aula Dinsos, Senin 12 Desember 2022.
Baca Juga: 12 Nama Pejabat Pemkot Serang Hasil Open Bidding Ditetapkan, Ini Kandidat Tiga Besar
Adapun bentuk bantuan yang diberikan kepada anak yatim dan anak yatim piatu itu berupa tas, alat tulis, dan mukena yang tujuannya untuk memenuhi kebutuhan sekolah mereka.
“Kita juga akan menyalurkan bantuan sosial untuk eks ODJG, pemulung, penyandang disabilitas. Sumber anggaran semua dari APBD kabupaten,” kataya.
Subur juga mengungkapkan, pihaknya telah selesai menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) dampak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) untuk tahap dua kepada 9.623 kelompok penerima manfaat (KPM).
Baca Juga: Tekan Inflasi Kota Serang, Pemprov Banten Ajukan Penambahan Cabai ke Badan Pangan Nasional
“Bantuan tahap 2 nilainya sebesar Rp150 ribu dikali dua bulan. Penyalurannya melalui bank BJB,” tuturnya.
Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia Dinsos Kabupaten Serang Siti Aminah mengatakan, jenis bantuan yang disalurkan Dinsos berupa peralatan sekolah untuk 300 anak terlantar, usaha warungan untuk 10 orang eks ODGJ, usaha warungan untuk 13 pemulung, peralatan untuk 29 penyandang disabilitas, jimanan hidup untuk lansia 100 orang.
“Peralatan untuk penyadang disabilitas seperti kursi roda, walker, Al Quran braille, reglet. Untuk alat bantu dengar belum karena harganya lumayan, yang biasa saja satu unit Rp8 juta, tapi kita berupaya mengajukan ke pemerintah pusat,” katanya.***
















