BANTENRAYA.COM – Tembok Penahan Tanah (TPT) Sungai Cibeber, Kota Cilegon dinilai masih kurang memadai untuk mencegah terjadinya banjir yang kerap melanda daerah sekitar.
Dugaan sementara, meski TPT tersebut baru selesai diperbaiki namun dianggap masih kurang tinggi sehingga belum efektif mencegah terjadinya banjir.
Diketahui, untuk keempat kalinya Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber diterjang banjir. Terbaru banjir setinggi dada orang dewasa melanda pada Jumat 6 Maret 2026.
BACA JUGA: Yakesma Banten dan Al Izzah Serang Tebar 3.200 Paket Sembako ke Dhuafa
Dari peristiwa tersebut menyebabkan sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) terdampak sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Lurah Cibeber Tb Nasrullah mengatakan, secara umum penyebab terjadinya banjir di Lingkungan Sambirata dikarenakan curah hujan yang tinggi dan cuaca ekstrem.
Hal itu membuat Sungai Cibeber tak dapat menampung debit air yang cukup banyak karena kapasitas TPT yang terbatas.
BACA JUGA: Disperindag Kota Cilegon Sidak 14 SPBU Jelang Musim Mudik Lebaran 2026, Hasilnya…….
“Banjir ini karena ketinggian air di Sungai Cibeber meningkat, jadi air dari sungainya meluap,” katanya kepada Bantenraya.com, Jumat 6 Maret 2026.
Ia tak menampik, banjir terjadi meski TPT di Keluarahan Cibeber telah diperbaiki belum lama ini.
“Semua TPT sungai di Lingkungan Kelurahan Cibeber sudah dilakukan perbaikan oleh DPUPR Cilegon,” tuturnya.
Ia menilai, belum efektifnya TPT Sungai Cibeber untuk mencegah banjir terjadi lantaran dianggap masih kurang tinggi sehingga tak bisa menampung debit air secara optimal.
“TPT memang sudah diperbaiki, tapi masih kurang tinggi jadi masih jadi penyebab banjir,” ungkapnya.
Saat terjadi banjir sejak dini hari, dirinya langsung menghampiri Lingkungan Sambirata untuk mengecek kondisi warganya.
“Sesuai intruksi Pak Wali itu kita sebagai pemerintah itu hadir ditengah-tengah masyarakat dalam kondisi apapun,” terangnya.
Pihaknya akan terus bersinergi dengan OPD terkait lainnya untuk dapat meminimalisir terjadinya bencana banjir di wilayahnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait supaya bisa meminimalisir banjir tidak terjadi lagi,” pungkasnya. ***
Debit Sungai Cibeber meningkat drastis sehingga airnya meluap kkarena hujan sejak dini hari, Jumat (6/3). Tia/Banten Raya















