BANTENRAYA.COM, – Sebanyak lima titik tebing badan Jalan Raya Mengger-Mandalawangi di Desa Kadubungbang, dan Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, mengalami longsor. Lantaran Jalan Raya Mengger-Mandalawangi cukup curam karena posisinya di samping tebing.
Opik, warga Pandeglang mengatakan, sejumlah badan jalan raya di wilayah Desa Kadubungbang amblas. Meski begitu, di lokasi tebing yang longsor sudah diberikan imbauan agar para pengendara yang melintas tetap waspada.
“Kalau gak salah ada dua titik tebing di bagian sisi jalan yang longsor. Di lokasi sudah dipasang spanduk waspada longsor,” kata Furkon, Senin (9/2).
Dikatakannya, amblasnya tebing Jalan Raya Mengger-Mandalawangi Pandeglang terjadi karena curah hujan tinggi. Kejadian tebing longsor tidak ada korban jiwa, namun pengendara harus tetap waspada.
“Kejadiannya karena cuaca. Posisi jalannya kan tebing. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujarnya.
BACA JUGA : Berdayakan UMKM Lokal Pandeglang, Bumdes Cimanuk Tanam Cabai Keriting
Menurutnya, Jalan Raya Mengger-Mandalawangi merupakan jalur alternatif menuju Kecamatan Labuan, dan Carita. Dia berharap, tebing jalan yang longsor tersebut segera mendapatkan perbaikan dari pemerintah.
“Harapannya, semoga tebing-tebing yang longsor bisa diperbaiki,” harapnya.
Kepala Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Supandi membenarkan, sebagian badan Jalan Raya Mengger-Mandalawangi mengalami longsor. Di lokasi tebing sudah diberikan imbauan oleh dinas terkait.
“Kalau tidak salah ada lima titik tebing yang longsor. Di lokasi badan jalan sudah dipasang bambu dan spanduk imbauan ada longsor,” terangnya.
Dia mengimbau, para pengguna jalan yang melintas di desanya untuk berhati-hati. Terlebih saat curah hujan sedang tinggi, karena sangat rawan longsor. Diimbau kepada pengendara yang melintas untuk tetap waspada. “Tetap berhati-hati. Semoga secepatnya ditangani,” harapnya. (***)
















