BANTENRAYA.COM – Penerima program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Desa Pasirkadu, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang mengeluh.
Pasalnya, menu MBG yang diterima warga diduga tidak layak untuk dikonsumsi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, keluhan warga mengenai menu MBG viral di media sosial hingga menjadi sorotan publik.
Video yang diunggah oleh pemilik akun @sitizubaedah82 memerlihatkan dua paket menu MBG yang diterimanya dengan kantong plastik.
Dalam rekaman tersebut, MBG dibungkus menggunakan kantong plastik, dengan isi menu berupa ayam, makanan yang diduga bubur, dua sisir mentimun, serta buah kelengkeng.
Warga yang membuat video menyebut, makanan dari program MBG yang diterima diduga tidak layak dikonsumsi.
BACA JUGA: Kunjungi Yayasan Syifa Fikriya, Najib Hamas Temukan Siswa Tak Terbiasa Makan Nasi MBG
Meski demikian, unggahannya tersebut bukan bentuk ketidaksyukuran, melainkan ungkapan kegelisahan sebagai orang tua yang memperhatikan asupan gizi anak.
“Ini bukan soal bersyukur atau tidak. Ini soal pantas atau tidak untuk balita,” katanya dalam video.
Camat Sukaresmi, Tatang Fauzi mengatakan, menu MBG yang diberikan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Pasirkadu kepada masyarakat layak untuk dikonsumsi.
Namun karena pada saat penyaluran MBG, wilayahnya diterjang hujan, sehingga menu MBG terkena hujan.
“Tidak benar. Makanan itu layak dikonsumi. Bukan bubur, itu makanan biasa. Kondisi pada saat itu kan hujan,” ujarnya, Minggu, 11 Januari 2026.
Dijelaskannya, menu MBG yang diberikan kepada masyarakat oleh dapur SPPG Pasirkadu.
BACA JUGA: Tak Miliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, 25 SPPG di Kabupaten Serang Tetap Beroperasi
Awalnya, menu itu di simpan dalam ompreng atau wadah tempat makan, namun karena penyalurannya sudah sore, maka dialihkan oleh warga ke plastik.
“Awalnya dari rantang, warga spontan dimasukan dalam plastik, dan plastiknya dari masyarakat,” jelasnya.***

















