BANTENRAYA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang meminta kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati munculnya penyakit gatal-gaal dan deman berdarah dengue (DBD) yang terjadi pada musim hujan.
Pasalnya setelah adanya kejadian bencana banjir di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Serang terdapat warga yang mengalami serangan penyakit gatal-gatal.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Kabupaten Serang Rahmat Setiadi mengatakan, seluruh Puskesmas membuka layanan selama 24 jam untuk melayani masyarakat yang terdampak banjir.
“Alhamdulillah kita gerakkan, kita buat posko di Puskesmas supaya nanti masyarakat yang terdampak banjir itu bisa terobati di Puskesmas,” ujarnya, kemarin.
Ia menjelaskan, ketika ada kejadian bencana alam para petugas selalu siap untuk mendatangi lokasi bencana untuk melakukan pemeriksaan kepada masyarakat terdampak.
BACA JUGA : Target Pajak Daerah Naik Rp71 Miliar, Bapenda Kabupaten Serang Siapkan Strategi Khusus
“Jadi ketika ada ee kejadian kita langsung survei, kita lakukan penyelamatan untuk kesehatannya. Tindak lanjutnya itu kita kerja sama dengan BBBD,” katanya.
Rahmat menuturkan, dari hasil pemeriksaan banyak masyarakat yang mengalami serangan penyakit seperti ispa gatal-gatal.
“Alhamdulillah sudah ditangani oleh teman-teman. Enggak terlalu banyak dan rata-rata yang gatal-gatal itu di Padarincang. Penanganannya sudah diberi pengobatan gratis,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar dan mewaspadai penyakit seperti gatal-gatal dan deman berdarah dengue (DBD).
“Biasanya dengan adanya cuaca seperti ini ada serangan DBD atau demam berdarah. Alhamdulillah DBD tidak terlalu tinggi. Paling hanya satu sampai dua orang per hari dan sudah dilakukan penanganan,” paparnya. (***)

















