BANTENRAYA.COM – Sejak Hari H Natal sampai H+6 total ada sebanyak 230 ribu orang masuk ke Pulau Jawa dari Sumatera.
Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,6 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 220 ribu saja orang masuk ke Jawa saat periode yang sama.
Untuk total kendaraan sendiri mengalami hal sama meningkat 7,3 persen dari sebelumnya hanya 53 ribu unit menjadi 57 ribu unit pada hari H sampai H+6.
BACA JUGA: Baru Juga Awal Tahun, Puluhan ASN Pemkot Serang Ajukan Cuti di 2026 Gegara Ada Harpitnas
General Manager ASDP Cabang Bakauheni Partogi Tamba memastikan kapasitas pelabuhan dan armada kapal masih dalam kondisi aman dan memadai.
“Pelabuhan Bakauheni memiliki kapasitas tampung hingga 6.919 unit kendaraan kecil, sementara kapasitas angkut kapal per hari mencapai 31.986 unit kendaraan kecil,” ujarnya.
“Untuk mendukung kelancaran operasional, kami mengerahkan hingga 737 personel selama periode Natal dan Tahun Baru,” jelasnya melalui rilis resmi yang diterima Bantenraya.com pada Kamis 1 Desember 2026.
BACA JUGA: Nasib Honorer Belum Jelas, Walikota Cilegon Pastikan Tidak Ada Pemberhentian
Sekarang papar Partogi, Pelabuhan Bakauheni tetap melayani penyeberangan bagi penumpang dan seluruh golongan kendaraan.
Namun, apabila terjadi kepadatan lalu lintas, kendaraan golongan VII, VIII, dan IX akan dialihkan ke Pelabuhan BBJ Muara Pilu melalui diskresi kepolisian setempat.
“Selain itu, delaying system disiapkan di Rest Area KM 20 B, KM 49 B, serta Terminal Agribisnis Gayam guna menjaga kelancaran arus menuju Pelabuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan, arus balik Angkutan Nataru sudah terjadi sejak 30 Desember 2025 lalu.
Di mana, menghadapi lonjakan ASDP telah menambah oprasi kapal yang sebelumnya hanya 28 kapal saat normal, menjadi 34 kapal menghadapi puncak.
“Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut,” ujarnya.
















