BANTENRAYA.COM – Google mulai merilis fitur baru yang memungkinkan pengguna mengganti alamat Gmail tanpa harus membuat akun baru.
Pembaruan dari Google ini menjadi terobosan penting, mengingat selama ini alamat Gmail bersifat permanen sejak pertama kali dibuat.
Fitur tersebut menjadi solusi bagi pengguna yang masih memakai alamat email lama atau kurang profesional dari Google.
BACA JUGA: Crystal Palace Jamu Fulham, 3 Poin Menentukan di Awal Tahun
Sebelumnya, pengguna harus membuat akun baru dan memindahkan data secara manual, proses yang dinilai merepotkan karena akun Gmail biasanya sudah terhubung dengan berbagai layanan Google.
Informasi mengenai fitur ini pertama kali ditemukan oleh komunitas Google Pixel Hub dan dilaporkan oleh 9to5Google.
Fitur penggantian alamat Gmail terpantau muncul di halaman dukungan Gmail versi bahasa Hindi, yang menyebut bahwa Google meluncurkannya secara bertahap ke seluruh pengguna.
BACA JUGA: Sunderland vs Manchester City, The Citizens Datang dengan Performa yang Meyakinkan
Sementara itu, halaman dukungan versi bahasa Inggris belum memperbarui informasi serupa.
Hal ini mengindikasikan peluncuran masih terbatas di wilayah tertentu dan belum tersedia secara global. Hingga kini, Google belum mengumumkan jadwal resmi, termasuk untuk Indonesia.
Google memastikan alamat Gmail lama tetap berfungsi sebagai alias. Email yang dikirim ke alamat lama tetap masuk, dan kedua alamat dapat digunakan untuk login ke akun Google yang sama.
Seluruh data, mulai dari email, Google Drive, Photos, hingga YouTube, tetap aman tanpa perlu migrasi ulang.
Meski memberi kemudahan, Google menerapkan batasan. Pengguna hanya dapat mengganti alamat Gmail satu kali dalam 12 bulan, dan alamat baru yang sudah dipilih tidak dapat dihapus atau diganti kembali dalam periode tersebut.
Jika nantinya dirilis secara global, fitur ini berpotensi menjadi salah satu pembaruan terbesar dalam pengelolaan akun Gmail sejak layanan email tersebut diluncurkan lebih dari dua dekade lalu. ***



















