BANTENRAYA.COM – Pergantian pucuk pimpinan Korem 064/Maulana Yusuf kembali menegaskan pentingnya kekompakan Forkopimda Banten dalam menjaga stabilitas daerah.
Hal itu mengemuka dalam acara pisah sambut dari Mayjen TNI Edi Saputra kepada Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (9/12/2025).
Selama tiga bulan bertugas, Mayjen Edi Saputra mengaku merasakan secara langsung kuatnya sinergi antarlembaga di Banten, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga tokoh masyarakat.
BACA JUGA: Dua Pelajar di Lebak Hanyut saat Berenang di Sungai Ciujung, Satu Orang Masih Hilang
Menurutnya, kekompakan tersebut menjadi penopang utama keberhasilan berbagai agenda strategis Korem 064/Maulana Yusuf.
“Berbagai program dapat berjalan lancar karena dukungan penuh dari seluruh Forkopimda. Inilah kunci keberhasilan kami,” ujar Edi.
Salah satu agenda besar yang ia pimpin ialah latihan gabungan kesiapsiagaan bencana bersama beberapa negara sahabat, termasuk Australia, Amerika Serikat, dan Timor Leste di Kabupaten Lebak.
Meski masa tugasnya singkat, kompleksitas Banten membuat setiap langkah koordinasi menjadi krusial.
Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, yang resmi menggantikan Edi, menegaskan bahwa sinergitas tersebut akan menjadi modal penting dalam menjalankan tugasnya ke depan.
Daru yang pernah bertugas sebagai Komandan Yonif 320/Badak Putih pada 2015–2016 itu menilai hubungan yang harmonis antara unsur pemerintahan, masyarakat, dan tokoh agama perlu dijaga secara konsisten.
“Banten memiliki fondasi kebersamaan yang kuat. Ini harus terus kita rawat,” ucapnya.
Wakil Gubernur Banten Dimyati turut menegaskan bahwa kondisi soliditas Forkopimda merupakan kekuatan besar bagi daerah. Ia berharap pergantian kepemimpinan Korem tidak hanya menjaga kesinambungan program, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Acara pisah sambut ini sekaligus menandai perjalanan baru kedua perwira tinggi tersebut.
Mayjen Edi melanjutkan tugas sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lemhannas, sementara Brigjen Daru memulai masa kepemimpinannya dengan dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan di Banten. ***

















