BANTENRAYA.COM– Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat di Sekolah Rakyat.
Ia menekankan, praktik perundungan atau bullying tidak boleh terjadi di semua jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA sederajat termasuk sekolah rakyat, karena masuk dalam tiga dosa besar pendidikan yang harus dihindari.
“Pertama, tidak boleh ada perundungan dari siapapun kepada siapapun,” tegas Mensos yang akrab disapa Gus Ipul saat memberikan arahan kepada tenaga kependidikan Sekolah Rakyat secara hybrid dari Kantor Kemensos, Jakarta, beberapa waktu lalu, dikutip dari laman indonesia.go.id, Minggu, 7 September 2025.
BACA JUGA: Link Nonton dan Spoiler Bon Appetit Your Majesty Episode 6 Sub Indo
“Kedua, tidak boleh ada kekerasan fisik maupun kekerasan seksual. Ketiga, tidak boleh ada intoleransi. Kalau ada tanda-tanda, segera laporkan dan tindaklanjuti, jangan dianggap enteng,” ujarnya.
Dalam arahannya, Gus Ipul juga mengingatkan para kepala sekolah, wali asrama, dan wali asuh agar bekerja dengan empati, kesabaran, dan keteladanan.
Menurutnya, yang masih dalam tahap rintisan sangat mungkin menghadapi tantangan besar, sehingga semua pihak perlu menjaga kekompakan.
“Saya ingin Bapak Ibu semua bekerja dengan hati, meningkatkan kemampuan, dan yang paling penting adalah sabar. Mari kita selesaikan masalah dengan kolaborasi, koordinasi, disiplin, dan musyawarah,” ujarnya.
BACA JUGA: Bangunan Liar di Rel Rangkasbitung-Jambu Ditertibkan, 15 Rumah Dibongkar Pemilik Secara Sukarela
Ia menambahkan, Sekolah Rakyat harus menjadi rumah kedua bagi para siswa, tempat mereka mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan rasa aman.
Menurutnya, keberadaan sekolah tidak boleh hanya sebatas wadah belajar, melainkan juga ruang yang membentuk karakter dan melindungi anak-anak dari perilaku menyimpang.
“Sekolah Rakyat adalah rumah kedua bagi siswa. Jangan sampai anak-anak merasa sendiri. Mereka harus merasa dicintai dan diperhatikan, bukan sekadar ditampung,” pungkas Gus Ipul.***


















