BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon akan membangun fasilitas perpustakaan baru pada 2025 sebagai upaya peningkatan minat literasi masyarakat Kota Cilegon melalui fasilitas yang nyaman.
Pjs Walikota Cilegon Nana Supiana mengatakan, dalam menarik minat daya tarik masyarakat untuk literasi dimulai dari fasilitas yang nyaman.
“Ini simbol dan substansi upaya untuk meningkatkan minat literasi masyarakat Kota Cilegon dengan difasilitasi gedung perpustakaan baru dan bagus,” kata Nana kepada Banten Raya, Senin 28 Oktober 2024.
Baca Juga: Istrinya jadi Bupati Pandeglang 2 Periode, Dimyati Jelaskan soal ‘Perempuan Berat jadi Gubernur’
Nana menyampaikan, untuk meningkatkan minat literasi masyarakat diperlukannya dukungan dari semua pihak.
“Program baru ini bukan hanya dari DPK Kota Cilegon saja, tapi semua komponen semua pihak perlu mendukung,” sambungnya.
Kata dia, DPK dan Pemkot Cilegon memiliki rencana icon minat literasi meningkat dengan representasi fasilitas yang bagus dan nyaman.
Baca Juga: Warga Lebak Dibayangi Kecelakaan, Sejumlah Perlintasan Kereta Api Tak Berpalang
“Fasilitas yang bagus dan nyaman itu untuk memotivasi masyarakat Kota Cilehon sebagai upaya kekuatan literasinya meningkat,” katanya.
Peningkatan literasi yang bagus, menurutnya, pasti akan sejahtera seiring dengan adanya korelarasi kekuatan membaca dari setiap orang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ismatullah mengungkapkan, perkembangan pembangunan gedung perpustakaan Kota Cilegon yang baru saat ini memasuki perataan lahan.
Baca Juga: QRIS Transfer BRImo dari BRI, Buat Transaksi Semakin Mudah dan Aman
“Pembangunan itu bertahap, sekarang ini lagi masuk perataan lahan karena countur tanah itu dibawah trotoar jadi khawatir kena banjir, maka harus kita tinggikan supaya lahannya aman,” ungkapnya.
Lahan pembangunan gedung perpustakaan baru yang berlokasi di belakang Cilegon Center Mall (CCM) sebelumnya digunakan oleh para pedagang.
“Ada 7 pedagang di wilayah itu dan Alhamdulillah dengan ikhlas pindah dari lahan itu dikarenakan ada colousel sebelumnya dengan BPRS yang harus pindah ketika lahan itu akan digunakan,” ucapnya.
Baca Juga: BPPWB Serahkan Pasar Baros ke Pedagang, Ada Fasilitas Ramah Disabilitas dan Ruang Menyusui
Ismat menjelaskan, DPK Kota Cilegon bersama Pemkot Cilegon berkomitmen meningkatkan minat baca masyarakat Kota Cilegon melalui kenyamanan fasilitas perpustakaan seperti Kota atau Kabupaten lain di Indonesia.
“Tingkat minat baca yang tinggi dan fasilitas perpustakaan yang bagus di Indonesia itu seperti Surabaya, Bandung, Jogja, Semarang, Medan, Makassar, Palembang, tapi Kota Cilegon sudah masuk minat baca nomor satu di Provinsi Banten,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pemuda lingkungan Priuk Arief Setiadi menyampaikan, sudah satu tahun lahan tersebut sudah ada perjanjian dengan BPRS melalui sosialisasi.
Baca Juga: Bebas dari Tuduhan Gratifikasi, Sarudin Dikukuhkan Sebagai Kepala BPKAD Kabupaten Serang.
“Hampir satu tahun sudah ada sosialisasi terkait lahan itu mau difungsikan untuk jadi perpustakaan baru maka pedagang harus pindah,” ujarnya.
Tujuh pedagang tersebut, kata dia, tidak ada yang melakukan penolakan untuk lahan itu dijadikan gedung perpustakaan baru 2025.
“Alhamdulillah sudah selesai tidak ada penolakan dari para pedagang. Pedagangnya ada yang sudah pindah sebagian di samping damkar, dan di area ccm,” katanya.***
















