BANTENRAYA.COM – Dalam rangka meningkatkan perkembangan subsistem industri kreatif di Indonesia, Pemprov Banten turut mendukung pengembangan gim lokal dengan berencana menghadirkan program khusus yang berkaitan dengan industri kreatif terkhususnya adalah gim lokal.
Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten Virgojanti usai mengikuti agenda rapat koordinasi pengendalian inflasi dan peluncuran program bangga bermain gim lokal bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (7/10/2024).
Baca Juga: Sempat Disegel Ahli Waris, Alumni Buka Paksa Segel Ruang Kelas SDN Senangsari
Virgojanti mengatakan, terdapat 17 indikator pengembangan subsistem industri kreatif yang dikeluarkan oleh Kemenparekraf RI.
Saat ini, kata dia, Pemprov Banten telah melaksanakan hampir semua indikator-indikator tersebut.
“Di Banten ini InsyaAllah untuk gim ini sudah berkembang ya sebenarnya. Artinya kita sudah melakukan sebelum adanya arahan dari pemerintah pusat. Hanya mungkin yang perlu dilakukan selanjutnya adalah bagaimana komitmen pengembangan dari 17 subsistem ekonomi kreatif ini bisa berkembang di Provinsi Banten,” kata Virgojanti.
Baca Juga: Dinkop-UKM Kota Cilegon Siap Launching Market Place untuk UMKM
“Kalau saya rasa, dari 17 indikator subsistem ini, hampir 17 nya untuk di Banten ini bisa berkembang semua. Karena memang fasilitas dan sarana prasarana yang tersedia di kita ini man cukup memadai ya jika dibandingkan daerah yang lain-lain. Jadi saya yakin bisa dan kita turut mendukung itu,” sambungnya.
Virgojanti juga mengatakan, dalam mendukung pengembangan gim lokal, pihaknya tak memungkiri jika program tersebut nantinya akan menyasar pada lingkungan pendidikan, baik dalam materi peminatan atau dalam ekstrakulikuler di sekolah di Banten.
“Bisa juga kita sisipkan itu misal pada peminatannya, bisa ditambah di sana. Misalnya, yang suka dengan teknologi informasi, penciptaan gim, misalnya seperti itu. Jadi nanti silahkan bisa dikembangkan di sekolah-sekolah. Sekolah-sekolah kita juga kan ada sekolah-sekolah yang berbasis vokasi misalnya, ada jurusan digital informasi dan sebagainya. Dan ini rencana kita kedepan dalam rangka kita mendukung program nasional dan menyiapkan sumber daya-
sumber daya untuk mengembangkan itu,” katanya.
Virgojanti menjelaskan, pengembangan ekonomi kreatif selain bisa meningkatkan kreativitas para siswa, bisa juga dijadikan sebagai sumber mata pencarian dan lapangan pekerjaan. Karena, kata dia, industri gim saat ini berkembang sangat pesat.
“Makanya semuanya nanti akan kita persiapkan dalam rangka mendorong dan mendukung gim nasional ini. Kita kan juga sudah memiliki fasilitas dan prasarana yang memadai melalui Dinas Pariwisata Provinsi Banten, yang didalamnya melayani bidang ekonomi kreatif. Selain itu, di Kota Tangerang Selatan itu juga sudah terbentuk ekosistem dengan kegiatan perlombaan yang dihimpun oleh komunitas-komunitas gim,” jelasnya
“Nah ini yang mungkin ke depan bagaimana kita mendorong ini menjadi peluang. Karena ini (gim) bisa menjadi peluang usaha juga bagi para kreator-kreator gim, selama ini kita kenal memang banyak sekali kreator gim yang ada di Indonesia, bahkan permainannya itu dibeli oleh pihak luar,” lanjutnya.
Baca Juga: Djawa Steak Hadirkan Sensasi Makan Daging Impor Dipadukan Menu Khas Nusantara
Lebih lanjut Virgojanti menjelaskan, pihaknya juga turut mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam penciptaan gim-gim yang positif dan tidak mengandung unsur kekerasan.
“Kita sangat mendukung ya, apalagi gim-gim yang dimaksud itu misalnya untuk tujuan promosi pariwisata, promosi kuliner, promosi alat budaya, kesenian tradisional, aktivitas budaya dan sebagainya, dan termasuk juga gim untuk memudahkan belajar,” ucapnya.
“Nanti kita akan lakukan perencanaan dengan dinas terkait yang membidangi ekonomi kreatif, tentunya untuk menyusun bagaimana langkah kerjanya ke depan nanti. Karena ada empat indikator ya yang diminta oleh pusat untuk bisa menjadi acuan kita dalam menyusun rencana kerja terkait dengan pengembangan gim di daerah, dalam mendukung pelaksanaan gim nasional,” pungkasnya.
Baca Juga: BURUAN SERBU! Job Fair 2024 Provinsi Banten Dibuka Besok, Sediakan 4.000 Lowongan Kerja
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pada dasarnya gim lokal di Banten sudah berkembang dengan berbagai platform yang ada.
Kendati demikian, pihaknya juga turut mendorong gim lokal untuk semakin menguat dan semakin masif.
“Kita tahu, gim ini bisa membuat multiplier effect di berbagai agendanya. Bisa menanamkan sistem nilai, melalui gim yang kita berharap dapat nilai nilai positif di sana. Dalam waktu dekat kita akan mengundang para pegiat gim dan pemerintah daerah hadir untuk kegiatan itu, karena ini memiliki efek yang luar biasa secara ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan,” kata Al Muktabar.
Baca Juga: Ekonomi Banten Lesu, Pejabat Pemprov Minta Masyarakat Jangan Jalan-jalan Keluar Negeri
Al Muktabar juga menegaskan, Pemprov Banten akan segera menggulirkan aspek regulasi untuk mendukung implementasi gim di masyarakat dan sekolah. Karena, kata dia, pengembangan ekonomi kreatif melalui gim tersebut telah diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 tahun 2024 tentang percepatan pengembangan industri gim nasional.
“Kita selalu ingin meraih makna positif dari kreativitas yang ada, maka kita persiapkan itu dalam rangka kita mendukung implementasi atas hal tersebut. Karena amanatnya sudah ada dan kita tinggal melakukannya,” pungkasnya.***















