BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mendorong agar koperasi di Provinsi Banten menjadi sokoguru perekonomian.
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, koperasi terus didorong untuk optimalisasikan perannya sebagai sokoguru perekonomian di Provinsi Banten.
Apalagi, koperasi di Provinsi Banten banyak menyasar dan menggerakkan sektor UMKM.
Baca Juga: Usai Perbaikan, Berkas Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang Dinyatakan Lengkap oleh KPU
Kita bisa kembangkan koperasi sebagai sokoguru ekonomi. Sokoguru itu kan maknanya sebuah posisi yang tertinggi,” ujar Al Muktabar saat peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-77 tingkat Provinsi Banten di kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Kota Serang, Jumat, 13 September 2024.
Al Muktabar mengatakan, UMKM adalah sektor yang paling vital yang selama ini menopang perekonomian, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Jika koperasi bisa masuk ke UMKM, maka diharapkan bisa membawa dampak peningkatan perekonomian di Provinsi Banten.
Baca Juga: Berharap Dapat Dukungan, RS Bethsaida Serang Silaturahmi ke Keluarga Besar Nahdlatul Ulama di Serang
“Ke depan, kita ingin koperasi ini juga bergerak pada sektor-sektor instrument yang lebih besar,” katanya.
Menurut Al Muktabar, kelembagaan koperasi bisa besar seperti perseroan, sehingga ia bisa bergerak di berbagai sektor hulu seperti pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), pengelolaan pertambangan rakyat dan lain-lain.
“Itu memungkinkan sekali dilakukan kalau kita melihat secara kelembagaanya. Tetapi itu perlu aspek regulasi hukumnya yang kuat.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Agus Mintono mengatakan, saat ini jumlah koperasi di Provinsi Banten yang aktif sekitar 7.000 koperasi.
Dari jumlah itu, sebanyka 640 koperasi menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
“Kita terus dorong agar seluruhnya terintegrasi dengan plafom digital karena dengan begitu, peningkatan koperasi akan lebih cepat maju,” ujar Agus. ***














