BANTENRAYA.COM – Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK rentan menyerang hewan ternak milik masyarakat.
Pasalnya, hewan ternak yang rawan terserang virus PMK, yakni kambing, kerbau, dan sapi.
Kepala Bidang Peternakan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, Wahyu Widayanti mengatakan, dinasnya terus gencar memberikan vaksin Lumpy Skin Disease atau LSD dan pemberian vitamin terhadap hewan ternak milik warga.
Pemberian vaksin LSD dilakukan untuk mencegah hewan terhindar penyakit mulut dan kuku.
Baca Juga: Bencana Kekeringan di Pandeglang Selatan Meluas, Ini Lima Kecamatan yang Terdampak
“Semua hewan ternak kami berikan vaksin, dan dipantau agar terhindar dari LSD. Sifatnya hanya untuk pencegahan,” kata Wahyu, saat pemberian vaksin LSD di Peternakan Sapi Jawara, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten pandeglang, Selasa 13 Agustus 2024.
Kata Wahyu, pemberian vaksin LSD di Pandeglang terus dilakukan yang mencapai ribuan ekor hewan.
Hal ini bertujuan agar hewan-hewan ternak yang rentan terkena PMK dapat membentuk antibodi, sehingga terhindar dari PMK yang dapat merugikan para peternak.
“Jumlah total hewan ternak yang sudah divaksin PMK dari Juni 2022, sampai Juli 2024 sekitar 49.337 ekor, terdiri dari sapi kerbau, domba, dan kambing,” ujarnya.
Baca Juga: Serendipity Embrace Episode 8 Sub Indo: Hong Ju dan Hoo Young Bakal Happy Ending?
Dijelaskannya, berdasarkan data, hingga saat ini belum ditemukan hewan ternak terjangkit PMK atau penyakit cacar pada tubuh hewan.
Pemerintah daerah terus melakukan pencegahan sesuai instruksi Pemerintah Pusat.
“Sampai saat ini tidak ditemukan hewan yang terjangkit PMK, dan masih aman,” jelasnya.
Untuk memastikan hewan ternak di Pandeglang sehat, Wahyu mengimbau, para peternak, baik hewan jenis kambing, kerbau, hingga sapi untuk rutin mengecek kesehatan hewan, dengan melakukan pembersihan hewan, hingga menjaga pola makan hewan.
Baca Juga: Mengenal Aprilia Majid, Selebgram yang Diselingkuhi Usai Sang Suami Menghilang Satu Tahun
Sehingga hewan yang dipelihara dalam kondisi sehat, terhindar dari PMK.
“Pesan untuk semua peternak yang memiliki hewan ternak rentan PMK untuk bersedia dilakukan vaksin minimal 2 kali, serta terus meningkatkan kualitas kesehatan hewan, kebersihan kandang dan lingkungan, pakan berkualitas dan selalu berkoordinasi dengan para dokter hewan,” pesannya.
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Pandeglang, Nasir M Daud mengimbau, para peternak untuk mewaspadai penyakit PMK.
“Perlu kita cegah dengan vaksin. Semua kesehatan hewan kita cek secara berkala agar semua hewan dalam kondisi sehat,” katanya.***


















