BANTENRAYA.COM – Warga Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang memanfaatkan limbah sampah menjadi eco brick.
Sampah yang dimanfaatkan menjadi kerajinan eco brick tersebut merupakan sampah plastik yang sudah dipilah dan dibersihkan.
Selanjutnya, sampah plastik dimasukan ke dalam botol aqua yang kemudian dijadikan peralatan rumah tangga seperti tempat duduk dan juga dijadikan meja.
Baca Juga: 58 Masjid dan Musala di Kabupaten Serang Dapat Bantuan Jamban
Pengerjaan eco brick di Desa Katulisan dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga dan dibantu oleh anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah.
Sedangkan untuk sampah kertasnya dijual di bank sampah. Uang penjualan tidak lansgung diambil namun menjadi tabungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Prauri mengatakan, keberadaan bank sampah di Desa Katulisan tersebut cukup efektif dalam menguangi sampah rumah tangga.
Baca Juga: Imbas Relokasi, Pengurangan Drastis Karyawan PT PWI di Kibin: dari 10 Ribu Kini Tersisa 700 Karyawan
“Jadi sampah yang bernilai ekonomis semua dimanfaatkan dengan baik oleh warga. Kegiatan menabung sampah ini sudah berjalan lama,” ujarnya, Kamis 13 Juni 2024.
Ia mengungkapkan, Desa Katulisan ditetapkan sebagai Kampung Proklim karena warganya aktif mengelola sampah dan menjaga lingkungan dengan baik.
“Saya berharap bank sampah ini terus bertambah di Kabupaten Serang. Saat ini sudah ada 60 lebih bank sampah yang terseber dibeberapa kecamatan,” ungkapnya.***
















