Kamis, 12 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Buruh Banten Tolak Program Tabungan Perumahan Rakyat

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
3 Juni 2024 | 20:47
Jadi Beban Pekerja, Buruh Cilegon Tegas Tolak Tapera

Ilustrasi buruh. Rafi/Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BANTENRAYA.COM – Buruh di Provinsi Banten menyatakan menolak rencana Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera yang digagas oleh pemerintah Joko Widodo. Buruh menilai program Tapera hanya akan tambah membebani buruh.

Ketua DPD Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Banten Intan Indria Dewi mengatakan, SPN Provinsi Banten menolak dengan tegas Tapera. Apalagi, hingga saat ini program Tapera belum jelas.

“Kita menolak karena menambah beban buruh, menambah beban rakyat,” ujar Intan.

Intan menuturkan, rencana pemerintah yang akan memotong gaji buruh sebesar 2,5 persen untuk program Tapera sangat memberatkan. Apalagi, saat ini juga buruh sudah dipotong aneka program, seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Apalagi iuran BPJS Ketenagakerjaan juga pajaknya tetap pekerja yang bayar,” ujarnya.

Intan menuturkan, potongan 2,5 persen sangat besar. Apalagi, setiap tahun kenaikan upah minimum kota/ kabupaten (UMK) tidak pernah di atas 2 persen. Dengan demikian, beban berat akan dirasakan oleh para buruh ketika program Tapera diberlakukan.

Baca Juga: Simpang Siur Penggunaan Mobil Listrik Gubernur, Al Muktabar Ngaku Masih Pakai Mobil PJR

“Jadinya gaji nggak nambah tapi pemotongan terus bertambah,” katanya.

Alasan lain mengapa buruh Banten menolak Tapera karena hingga saat ini program ini belum pasti dan belum jelas. Ketidakjelasan itu misalnya siapa yang akan mengelola uang ini? Wujudnya tabungan atau apa? Bagaimana ketika akan diambil?

“Kalau tabungan kan kita membayarnya suka-suka tapi ini terkesan dipaksakan harus 2,5 persen. Katanya bisa diambil setelah 15 tahun, lalu bagaimana dengan pekerja yang sudah mau pensiun? Bagaimana dengan pekerja yang sudah menyicil rumah? Belum ada kejelasan,” katanya.

Yang lebih mendasar, kata Intan, buruh Banten masih belum percaya pada pengelolaan keuangan yang dilakukan pemerintah. Apalagi pengelolaan keuangan pemerintah rentan terhadap korupsi. Buktinya asuransi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT ASABRI (Persero) saja dikorupsi. Belum lagi kasus korupsi lain yang mengeruk uang masyarakat.

“Kita belum percaya pengelolaan keuangan oleh pemerintah. Mending kalau uangnya bisa balik lagi jadi kami minta pemerintah nggak usah aneh-aneh,” ujarnya.

Intan pun mengkritik program Tapera yang seolah-olah upaya pemerintah yang ingin mengumpulkan uang dari masyarakat tanpa maksud yang jelas dan logis. Padahal, pemerintah semestinya bisa membuat program lain yang lebih bermanfaat dan realistis ketimbang mengeluarkan kebijakan yang akan membebani masyarakat banyak.

Baca Juga: Semoga Cepat Tertangkap.. Polres Cilegon Buru 3 DPO Kasus Pembacokan di Kecamatan Purwakarta

BACAJUGA:

PT Vopak dinilai abaikan kesehatan warga terdampak

PT Vopak Dituding Abaikan Kesehatan Korban, Tak Pernah Miliki Data Penyintas Gas HNO3

12 Februari 2026 | 15:25
Bangunan Gedung Shelter Tsunami di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dibiarkan tidak terawat, Kamis (12/2). (Yanadi/Bantenraya.com)

Bangunan Shelter Tsunami di Labuan Tak Terawat, BPBD Pandeglang Akui Terkendala Anggaran

12 Februari 2026 | 15:20
Fraksi Golkar Pandeglang

Fraksi Golkar Pandeglang Sebut Musda Melahirkan Pemimpin Dekat dengan Rakyat

12 Februari 2026 | 15:11
Pedagang di pasar Cilegon

Jelang Bulan Ramadan, Pedagang di Cilegon yang Timbun Sembako dan Naikan Harga Terancam Kena Sanksi

12 Februari 2026 | 15:03

“Kalau pemerintah mau nyari duit jangan dari rakyat deh mending cari sendiri,” katanya tegas.

Ketimbang menggulirkan program Tapera untuk membantu masyarakat mendapatkan rumah, Intan menyarankan agar pemerintah meringankan uang muka bagi masyarakat yang belum memiliki rumah. Atau mensubsidi rumah dengan sangat besar sehingga harga rumah bagi masyarakat dapat terjangkau. (***)

Tags: BantenBuruhTapera
Previous Post

Simpang Siur Penggunaan Mobil Listrik Gubernur, Al Muktabar Ngaku Masih Pakai Mobil PJR

Next Post

Program Food Estate Dinilai Kurang Berpihak pada Petani

Related Posts

PT Vopak dinilai abaikan kesehatan warga terdampak
Daerah

PT Vopak Dituding Abaikan Kesehatan Korban, Tak Pernah Miliki Data Penyintas Gas HNO3

12 Februari 2026 | 15:25
Bangunan Gedung Shelter Tsunami di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dibiarkan tidak terawat, Kamis (12/2). (Yanadi/Bantenraya.com)
Daerah

Bangunan Shelter Tsunami di Labuan Tak Terawat, BPBD Pandeglang Akui Terkendala Anggaran

12 Februari 2026 | 15:20
Fraksi Golkar Pandeglang
Daerah

Fraksi Golkar Pandeglang Sebut Musda Melahirkan Pemimpin Dekat dengan Rakyat

12 Februari 2026 | 15:11
Pedagang di pasar Cilegon
Daerah

Jelang Bulan Ramadan, Pedagang di Cilegon yang Timbun Sembako dan Naikan Harga Terancam Kena Sanksi

12 Februari 2026 | 15:03
Sekretaris DPD II Partai Golkar Pandeglang, Uus Usamah.
Daerah

Musda Golkar Pandeglang Siap Digelar, Pendaftaran Ketua Dibuka

12 Februari 2026 | 14:33
Walikota Cilegon Robinsar mengukuhkan perngurs Forum CSR, Kamis 12 Februari 2026. (Uri/Banten Raya)
Daerah

Forum CSR Kota Cilegon Diminta Jangan Hanya Jadi Tukang Cacat Program Industri, Harus Tawarkan Konsep

12 Februari 2026 | 14:02
Load More

Popular

  • Jadwal Friendly Match Timnas Indonesia U17 vs China. (Instagram@timnasindonesia)

    Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disperindag Kota Cilegon Siapkan Pasar Blok F Jadi Kawasan Bebas Rentenir, Bakal Kerja Sama Lembaga Funding

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Banten Intensif Lobi Provinsi Lain, Kejar Dukungan Suara Jadi Tuan Rumah PON 2032

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSM Makassar Vs Dewa United, Alarm Juku Eja dari Banten Warriors

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkonsep One Stop Service, RS Primaya Tangerang Hadirkan Poliklinik Eksekutif Transformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria di Kota Cilegon Gandir, Polisi: Korban Sudah Cari Tutorial di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pesona Ensa Merak Hotel

Pesona Ensa Merak Hotel, Transit Favorit Bagi Pelancong Harga Terjangkau Rp100 Ribuan

12 Februari 2026 | 15:34
Aplikasi chat alternatif WhatsApp

Cari Pengganti WhatsApp? Ini Rekomendasi Aplikasi Chat Paling Aman di Android

12 Februari 2026 | 15:26
PT Vopak dinilai abaikan kesehatan warga terdampak

PT Vopak Dituding Abaikan Kesehatan Korban, Tak Pernah Miliki Data Penyintas Gas HNO3

12 Februari 2026 | 15:25
Bangunan Gedung Shelter Tsunami di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, dibiarkan tidak terawat, Kamis (12/2). (Yanadi/Bantenraya.com)

Bangunan Shelter Tsunami di Labuan Tak Terawat, BPBD Pandeglang Akui Terkendala Anggaran

12 Februari 2026 | 15:20

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda