BANTENRAYA.COM – Menjelang bulan ramadan yang semakin dekat, penjual di Kota Cilegon yang terbukti menimbun barang pokok dan menaikan harga yang tinggi akan diberikan sanksi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Cilegon.
Menjelang puasa ramadan yang semakin dekat, Kadisperindag bersama Kepala UPTD
Pasar Blok F meninjau langsung stok dan harg bahan pokok di Pasar Blok F Cilegon, Kamis 12 Februari 2026.
Biasanya menjelang momen puasa ramadan seperti harga bahan pokok maupun barang lainnya harganya meningkat cukup signifikan.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik Berdasarkan Ekosistem dan Fitur Kesehatan
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Disperindag Cilegon memberikan peringatan penegasan kepada seluruh penjual yang ada di Kota Cilegon.
Kepala Disperindag Cilegon Didin S Maulana menegaskan, pihaknya tak segan akan datang langsung kepada pedagang yang menimbun atau menaikan harga bahan pokok saat menjelang ramadan.
Yang akan turun langsung memberikan sanksi teguran tersebut yakni dari tim Satgas Cyber Pangan.
“Yang menimbun atau menaikan harga secara signifikan nanti dari tim kami akan memberikan berupa teguran akan silaturahmi kepada pada pedagang,” tegasnya kepada Banten Raya, Kamis 12 Februari 2026.
Ia berharap, menjelang ramadan ini para pedagang tak menjual harga yang tinggi hingga tak melakukan penimbunan barang.
“Mohon untuk para pedagang yang nakal jangan menimbun barang kebutuhan pokok, tolong jangan,” harapnya.
Terutama untuk menghadapi bulan ramadan seperti ini, kata dia, jangan sampai harganya dinaikan.
“Bulan ramadan seperti ini jangan sampai harga bahan pokok melonjak naik, ini kan untuk masyarakat juga,” terangnya.
Selain itu, selama bulan ramadan nanti hingga menjelang Lebaran Idul Fitri, pihaknya telah merencanakan berbagai macam jadwal pasar murah dan operasi pasar untuk masyarakat Kota Cilegon.
“Kami sudah jadwalkan operasi pasar dan pasar murah sudah kita sediakan sampai menjelang Lebaran Idul Fitri,” ungkapnya.
Termasuk nanti selama ramadan akan disediakan pelaksanaan pasar murah di 8 kecamatan se-Kota Cilegon.
“Tahun 2025 lalu kan pasar murah hanya 1 titik saja, sekarang ada di 8 titik kecamatan. InsyaAllah selama ramadan pasar murah hadir,“ tuturnya.
Didin juga telah memastikan pasokan bahan pokok menjelang ramadan di pasaran aman terkendali, dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Bulog dalam penyediaan Minyakita.
“Pantauan kami hari ini Alhamdulillah stok bahan pokok dan harganya aman, sekaligus penyediaan Minyakita akan dikoordinasikan ke Bulog,” pungkasnya.***
















