BANTENRAYA.COM – ‘Selamat Datang di Kota Wisata Jalan Rusak Kabupaten Pandeglang’ merupakan tulisan banner di Kecamatan Majasari, Pandeglang tepatnya di Kampung Ciekek Hilir, RW 10.
Banner berisi sindiran di Majasari tersebut dipasang di atas jalan rusak yang menghubungkan Kelurahan Kadomas dan Kelurahan Karaton.
Warga Kecamatan Majasari, Alim mengatakan, banner tersebut sengaja dipasang sebagai bentuk protes kepada Pemkab Pandeglang yang terkesan membiarkan jalan dalam kondisi rusak sejak 2005.
Baca Juga: Berkat Perias Pengantin, Pernikahan Sesama Jenis di Maluku Utara Terbongkar
Saking geramnya, dalam banner itu juga bahkan warga mencantumkan tagar 2024gantibupati dan stoprezimdinasti.
“Sudah berapa kali ganti bupati, sejak zaman Dimyati, kemudian Pak Erwan, dan sekarang Irna udah mau selesai jabatannya gak pernah diperhatikan ini jalannya,” katanya kepada Bantenraya.com, Senin, 20 Mei 2024.
Ia menerangkan, jalan di kawasan tempat tinggalnya merupakan jalan kabupaten yang seharusnya menjadi prioritas program Jakamantul.
Baca Juga: Heboh Video Ruben Onsu Dilarikan ke Rumah Sakit di Majalengka, Sakit Apa?
Bahkan, jalan tersebut juga menjadi jalan sibuk dan alternatif yang menghubungkan dua jalan provinsi, yakni jalan AMD Lintas Timur dan Jalan Raya Labuan-Pandeglang.
“Mobil-mobil besar padahal lewat sini pak, jalan alternatif. Apalagi, jarak dari sini ke pendopo (pusat pemerintahan) paling cuma tiga kilometer,” paparnya.
Alim bahkan sempat membandingkan jalan di kawasannya dengan jalan lain yang menghubungkan Teluk Lada-Samboa.
Baca Juga: Resmi Meluncur! Berikut Harga dan Cara Langganan Starlink, Akses Internet Super Ngebut Ala Elon Musk
Jalan tersebut, katanya saat ini dalam keadaan mulus, meskipun jalan tersebut bukan jalan produktif dan cenderung tak terlalu sibuk.
“Padahal jalan Samaboa ke Teluk Lada itu bukan jalan alternatif,” tuturnya.
Baca Juga: Bikin Heboh, Aktivis Tak Bakal Tinggal Diam dan Laporkan Dugaan Surat Titip PPK ke BK DPRD Lebak
“Tapi sekarang bagus, ya gara-gara kan itu jalannya sering dilewatin sama pejabat pak Iing Andri Supriadi (Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang),” tandasnya. ***
















