BANTENRAYA.COM – Warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan di RW 23 Bumi Agung Permai 1, RW 15 Mandala Citra, dan RW 30 Banten Indah Permai, Minggu 21 April 2024.
Kerja bakti warga Unyur membersihkan lingkungan di 3 RW menindaklanjuti Surat Edaran atau SE Walikota Serang Nomor : 400.7/506-Dinkes/III/2024 tentang kesiapsiagaan peningkatan kasus demam berdarah dengue atau DBD.
Ketua Forum RT RW Kelurahan Unyur Nana Heryatna mengatakan, kegiatan tersebut untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menutup, menguras dan mengubur atau 3M plus.
Baca Juga: Bangunan TPT di Kompleks BCI Kaungcaang Jebol, Rumah Warga Jadi Korban
“Ada 10 orang dewasa terkena DBD,” ujar Nana Heryatna, kepada Bantenraya.com, Minggu 21 April 2024.
Nana menuturkan, kerja bakti PSN 3M plus yang dilakukan dengan cara membersihkan drainase atau solokan atau saluran air dan tanaman yang dianggap menjadi sarang nyamuk aedes aegypti.
“Kami membersihkan dan mengeruk drainase, menutup penampungan air, mengubur barang bekas, karena penyebab sarang nyamuk DBD. Kami juga memberikan obat abate,” ucap dia.
Ia menjelaskan, kerja bakti PSN 3M plus salah satu pencegahan yang efektif dibandingkan dengan melakukan fogging.
“Pencegahannya itu bukan melalui fogging, tetapi bagaimana kita menjaga kebersihan dan menghilangkan jentik nyamuk,” tuturnya.
“Fogging ini kan memakai insektisida, sehingga kita khawatir ada resistensi. Sesuai saran dari Dinas Kesehatan bahwa kegiatan fogging bisa dilakukan kalau telah didahului oleh kegiatan PSN oleh masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Nonton Queen of Tears Episode 14 Sub Indo: Hadapi Dilema, Hong Hae In Tetap Jalani Operasi?
Tak hanya itu, Nana Heryatna juga mengimbau kepada seluruh Ketua RT dan RW beserta warga di Kelurahan Unyur untuk melaksanakan kerja bakti PSN 3M plus di lingkungannya masing-masing.
“Saya tindaklanjuti dengan imbauan kepada seluruh RT dan RW se Kota Serang untuk bergotong royong, salah satunya di lingkungan saya RW 23 BAP 1. Jadi sebelum difooging, kita PSN dulu,” tandasnya.
Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengatakan, SE Walikota Serang Nomor : 400.7/506-Dinkes/III/2024 dikeluarkan, karena kasus DBD meningkat.
Baca Juga: Siap Maju di Pilkada Kabupaten Serang, Furtasan Ali Yusuf Siap Lakukan Ini Bila Terpilih Jadi Bupati
“Bulan Maret tercatat ada 165 kasus DBD. Oleh karena itu saya menginginkan warga juga siap siaga untuk menghindari supaya tidak terjadi adanya genangan-genangan air,
Terutama dengan PSN. Pemberantasan sarang nyamuk,” kata Ahmad Hasanuddin. ***













