BANTENRAYA.COM – Anggota DPRD Provinsi Banten Dapil Pandeglang, Fitron Nur Ikhsan menerima mandat dari Dewan Pimpinan Pusat atau DPP Partai Golkar untuk maju menjadi bakal calon Bupati Pandeglang.
DPP Partai Golkar mengeluarkan surat tugas kepada Fitron Nur Ikhsan untuk bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Pandeglang tahun 2024.
Fitron Nur Ikhsan memiliki filosofi warna kuning dan biru langit disetiap fotonya. Artinya, warna itu bisa menjadi sebuah simbol majunya Fitron di Pilkada 2024.
Baca Juga: Incar 4 Jabatan Kepala Dinas, 22 Pejabat Pemkab Pandeglang Wajib Asesmen
“DPP telah memerintahkan untuk tiga hal, yakni komunikasi partai koalisi untuk penjajakan wakil, bersosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, dan bersilaturahim dengan tokoh ulama dan tokoh masyarakat untuk mendapatkan masukan agar penyusunan visi misi lebih partisipatif,” kata Fitron, Kamis 18 April 2024.
Fitron menyebut, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencalonannya di Pilkada Pandeglang. Hal itu menindak lanjuti setelah dapat penugasan dari DPP Partai Golkar supaya bisa menang pada Pilkada 2024.
“Partai sudah aman tinggal menjalankan tiga persyaratan itu. Untuk sosialisasi selain pemasangan alat pengenalan juga dipersyaratkan DPP bertemu langsung dengan warga agar vibesnya lebih terasa,” ujarnya.
Baca Juga: kirim Sinyal Positif, Mees Hilgers Beri Kode Ingin Bela Timnas Indonesia
Kata Fitron, saat ini ia tengah mencari pendamping di Pilkada Pandeglang 2024. Dengan harapan bakal calon Wakil Bupati Pandeglang yang akan diusung bersama-sama membangun Kabupaten Pandeglang.
“Untuk wakil kita membuka komunikasi seluas-luasnya agar dapat menemukan pasangan yang menggenapkan kemenangan, dan satu ragaman komitmen Pandeglang lebih baik. Untuk tokoh sangat penting karena opinion leader akan membantu menguatkan langkah pemenangan, karena tidak bisa sendiri mewujudkan visi pembangunan. Meski elektabilitas sudah diatas dari nama-nama yang mengemuka, namun bilangannya masih rendah,” katanya.
Menurutnya, membangun Kabupaten Pandeglang yang lebih baik membutuhkan kerjasama yang baik. “Pandeglang ini masih sangat dinamis perlu kerja keras, karena bukan hanya menang targetnya membangun common sense agar pembangunan ini ke depan menjadi kuat ruh kebersamaannya,” ujarnya.
Baca Juga: Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar: Perlu Ada Evaluasi Terhadap Mudik 2024
Ketua Bagian Pemenangan Pemilu atau Bappilu DPD Partai Golkar Pandeglang, Suherman Ghurrah Renrawijaya membenarkan, DPP telah menugaskan Fitron Nur Ikhsan untuk maju pada Pilkada Pandeglang 2024.
“Iya betul, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sudah mengumpulkan 1.164 calon kepala daerah yang bakal bertarung di pilgub, pilkada, dan pilwalkot 2024 di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, pada 6 April 2024, dan Fitron menerima surat mandat dari DPP untuk maju Pilkada Pandeglang,” terangnya.
Dijelaskannya, sebelum lebaran Idul Fitri, DPD Golkar Pandeglang sudah mulai melakukan konsolidasi persiapan Pilkada Pandeglang. Bahkan, tengah mencari pendamping untuk berkoalisi dengan sejumlah partai.
Baca Juga: PKS Banten Setuju Wacana Koalisi 1 Paket yang Ditawarkan PDI Perjuangan tapi Ada Syaratnya
“Terkait pendamping kita masih menunggu koalisi partai pengusung, sampai hari ini kami belum ada komunikasi yang intens dengan partai lain untuk pilkada, baru konsolidasi diinternal. Mungkin dalam waktu dekat ini mulai komunikasi dan membangun kerjasama politik dengan partai lain,” jelasnya.
Kata dia, sudah ada beberapa nama yang siap mendampingi Fitron di Pilkada Pandeglang. Namun mayoritas kader diinternal partai menginginkan, koalisinya tidak jauh berbeda dengan Koalisi Indonesia Maju atau KIM, karena sudah terasa bagus kerjasama politik dan soliditasnya.
Kemudian yang tidak kalah penting, dia berharap, partai koalisinya linier dengan pengusung Airin Rahmi Diani di Pilgub Banten 2024. “Sudah banyak nama disarankan untuk mendampingi Fitron, mulai dari mantan birokrat, politisi sampai artis nasional, tapi kami masih menunggu perkembangan koalisi partai. Setelah itu memutuskan bersama siapa pendamping Fitron yang paling pas,” katanya. ***

















