BANTENRAYA.COM – Baru-baru ini kabar kurang enak datang dari beberapa warga Kota Serang jadi korban penipuan investasi bodong berkedok Dapin atau Dana Pinjaman.
Kabar investasi bodong yang melibatkan warga Kota Serang tersebut viral dan membuat heboh warganet usai diunggah oleh akun Instagram @infoserang pada 17 April 2024 malam.
Dalam unggahan tersebut, terlihat terdapat beberapa warga kota Serang sebagai korban investasi bodong yang sedang mengunjungi si Pelaku untuk dimintai keterangan.
Adapun pelaku investasi bodong berkedok Dapin ini berinisial M dan A, di mana pelau merupakan sepesang kekasih suami instri.
Baca Juga: Setiap Hari Dikunjungi Ratusan Penumpang, Terminal Seruni Kota Cilegon Terus Tingkatkan Pelayanan
Akibat investasi bodong jumlah warga Kota Serang yang tertipu dan menjadi korban berjumlah 30 orang dengan total kerugian mencapai Rp 1 miliar.
Kasus ini berawal dari si pelaku yang menawarkan investasi kepada korban dengan menjanjikan keuntungan yang besar.
Pada awalnya si korban memberikan uang senilai satu juta kepada pelaku dengan keuntungan Rp 400 ribu per pekan.
Awalnya korban percaya bahwa jika memberikan jumlah dana investasi yang semakin besar maka keuntungannya pun akan semakin besar.
Baca Juga: Jadwal Tayang Lovely Runner Episode 5 dan 6: Im Sol Ingat Masa Lalu, Sun Jae Penyelamatnya
Kemudian keuntungan tersebut dibagi dua untuk pelaku dan untuk korban.
Awalnya keuntungan tersebut berjalan dengan baik selama satu bulan.
Bukan hanya itu, korban juga disuruh untuk mencari member-member baru untuk bergabung ke investasi berkedok dana pinjam tersebut.
Namun seiring berjalannya waktu, ketika korban invesatsi semakin banyak, lambat laun keuntungan yang dijanjikan 40 persen dari modal akhirnya menghilang.
Setelah diselidiki oleh para korban, akhirnya pelaku terungkap bahwa tidak punya nasabah dan uang investasi hanya diputar-putar kepada member-member lama.
Pada akhirnya terdapat 10 korban terakhir yang menceritakan kejadian investasi bodong tersebut.
Di mana 10 korban terakhir ini mengalami kerugian hingga Rp 307 juta rupiah.
Namun, lebih anehnya pelaku menggunakan uang dari korban untuk membayar dukun hingga ratusan juta.
Baca Juga: Kalah Tipis dari Bayern Muenchen, Arsenal Gagal ke Semifinal Liga Champions
“Ternyata uang kita para member selain di puter, ternyata untuk bayar dukun juga kenapa ga beli rumah ajaa ya sama beli mobil uang segitu dari pada bayar dukun ratusan juta,” tulis korban dalam unggahan @infoserang.
“Lebih pinter si fuja lohh yang kemaren hedonnn dong kebeli mobil barang brand jadi paas ketauan kan ada barang sita an,lah elu apa yang mau kita sita, rtumah ngontrak hp iphone redit, mobil ngerental seminggu,” lanjutnya.
Hingga sampai saat ini kasus tersebut sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib untuk ditangani lebih lanjut.***

















