BANTENRAYA.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang mengevaluasi kinerja petugas jaga pintu perlintasan Kereta Api Indonesia (KAI).
Evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut atas tertabraknya mobil pemudik di perlintasan kereta di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja pada Sabtu 13 April 2024.
Kepala Dishub Kabupaten Serang Benny Yuarsa mengaku sudah keliling memeriksa semua pintu perlintasan kereta api yang ada di wilayah Kabupaten Serang sebelum arus mudik berlangsung.
“Kita sudah keliling memeriksa semua palang pintu perlintasan,” ujar Benny, Selasa 16 April 2024.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukannya itu, Benny mengungkapkan, pos perlintasa di Desa Bojong Panjang yang menjadi lokasi kecelakan sudah permanen dan kondisi posnya sudah baik.
Baca Juga: Tetap Nganggur, Pencaker dari Luar Daerah di Kabupaten Serang Disarankan Balik Kampung
“Cuman memang ada kekurang sempurnaan proses penurunan palangnya. Jadi perlu dua kali gerakkan baru turun secara penuh,” katanya.
Ia mengaku sudah mengidentifikasi kondisi pos perlintasan tersebut dan sudah dilaporkan ke Pemerintah Provinsi Banten sebagai pemilik aset.
“Kejadian kemarin (13/4) itu jadi bahan evaluasi kami sehingga kami lebih memberikan penekanan dan pembinaan lagi kepada petugas jaga agar lebih waspada dan lebih sigap lagi dalam melaksanakan tugas,” tuturnya.
Benny menuturkan, total perlintasan KAI di Kabupaten Serang sebanyak 21 titik dan yang saat ini sudah terkelola atau sudah ada petugas jaganya sebanyak 15 titik, baik itu pos permanen maupun pos sementara.
“Walaupun pos sementara tetap kita tempatkan petugas, kalau yang sudah permanen itu dibantu provinsi dan yang pos sementara masih manual ditarik palangnya,” ungkapnya.
Baca Juga: Polres Serang Catat 3 Pemotor Tewas Selama Mudik Lebaran
Sedangkan, untuk perlintasan KAI yang belum memiliki pos atau palang pintu masih enam titik lagi, namun Dishub terus berupaya agar semua perlintasan KAI memiliki palang pintu.
“Tahun ini kita dapat bantuan lagi satu pos permanen dari provinsi, nanti pos sementaranya kita alihkan ke perlintasan yang belum punya pos,” katanya.***
















