BANTENRAYA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kota Serang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 1 Kota Serang di hari pertama kerja usai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, Selasa 16 April 2024.
Sidak menindaklanjuti Surat Edaran atau SE Menteri Pendayagunaan Reformasi Birokrasi atau Menpan RB Nomor 1 Tahun 2024 tentang penyesuaian sistem kerja pegawai ASN.
Sidak ke SMPN 1 Kota Serang dipimpin langsung oleh Kepala Dindikbud Kota Serang Tubagus HM Suherman, dan didampingi oleh Kabid GTK Dindikbud Kota Serang Kodir, Kabid SMP Dindikbud Kota Serang Leni Puspasuri Sesunan, dan Kabid SD Dindikbud Kota Serang Ahmad Supi.
Kepala Dindikbud Kota Serang Tubagus HM Suherman mengatakan, kunjungan ke SMPN 1 Kota Serang untuk memastikan penerapan SE Menpan RB Nomor 1 Tahun 2024 bahwa Selasa 16 April hingga Rabu 17 April 2024 diberlakukan work from home atau WFH dan work form office atau WFO masing-masing sebanyak 50 persen.
“Nah untuk membuktikan surat itu sesuai dengan edaran yang disampaikan Pak Sekda dan ditindaklanjuti dengan surat edaran Dindikbud Kota Serang ke sekolah-sekolah, maka kami sample saja hari ini melakukan kunjungan ke SMPN 1 Kota Serang,” ujar Suherman, kepada Bantenraya.com.
Baca Juga: Polres Serang Catat 3 Pemotor Tewas Selama Mudik Lebaran
Menurut Suherman, tingkat kehadiran ASN di SMPN 1 Kota Serang sesuai SE Menpan RB Nomor 1 Tahun 2024.
“Ternyata Alhamdulillah sesuai harapan, guru-gurunya juga ada, siswanya memang belum ada, nanti siswa tanggal 22 April masuknya, tapi tenaga pendidik dan kependidikan itu tanggal 16-17 harus hadir, dan 50 persen saja yang hadir yang kaitan dengan pelayanan,” jelas dia.
Suherman menerangkan, penerapan penyesuaian sistem kerja ASN WFH dan WFO di satuan pendidikan di Kota Serang, untuk melayani masyarakat.
“Maksudnya bila ada masyarakat yang perlu ke sekolah mau mengurus administrasi pendidikan ada yang melayani,” terangnya.
Tak hanya di SMPN 1 Kota Serang, pihaknya pun meninjau penerapan WFH dan WFO di seluruh SDN maupun di SMPN se Kota Serang.
“Ada petugasnya dari GTK dari Kabid SD, SMPN di enam kecamatan. Semua kita gerakan hari ini. Tinjauan laporan dari lapangan ternyata mereka Alhamdulillah di sekolah juga sama di SD ada di SMP juga tidak kosong,” tandasnya.
Kepala SMPN 1 Kota Serang Buhori Muslim mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk hari pertama kerja pasca libur Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, walaupun sudah ada surat edaran terbaru.
Baca Juga: Satu Keluarga di Serang Dikeroyok Sekelompok Remaja di Tirtayasa
“Jadi ada yang boleh WFH. Karena kita sudah menginformasikan kepada semua pegawai memang masuk sekolah itu tanggal 22 April. Tapi sebagai pegawai mungkin boleh. Bukan diharuskan tanggal 16 sudah mulai masuk kerja. Jadi kita menyiapkan. Termasuk juga kita sudah menyiapkan surat tugasnya, karena ada beberapa guru dan karyawan yang kebetulan masih ada di daerahnya. Jadi kita hari ini ada yang WFO ada yang WFH,” kata Buhori Muslim.
Buhori Muslim menyebutkan, jumlah pegawai di SMPN 1 Kota Serang lebih dari 60 orang, sekitar 46 orang merupakan pegawai ASN.
“Kurang lebih 30 an. Itu campur. Karena ada yang WFH itu. Memang ada pemberitahuan. Jadi mereka yang di rumah pun sebetulnya ada pekerjaan, misalnya untuk persiapan menjelang setelah masuk sekolah. Misalnya menyiapkan perangkat, menyiapkan kegiatan-kegiatan yang menunjang untuk persiapan itu,” katanya. ***













