BANTENRAYA.COM – Panitia seleksi (pansel) lelang jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang merahasiakan tema makalah yang akan dibuat oleh para peserta.
Adapun alasannya, agar makalah yang dibuat oleh para peserta benar-benar orisinil dan murni gagasan dan pikiran mereka.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengambangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, para peserta lelang jabatan Sekda akan mulai menjalani asesmen pada tanggal 21 sampai 22 Februari ini.
“Asesmen untuk mengetahui potensi yang mereka masing-masing miliki,” ujarnya, Selasa 20 Februari 2024.
Setelah menjalani asesmen, selanjutnya pada tanggal 26 Februari para peserta menjalani tes makalah yang mereka buat untuk kemudian dipresentasikan dihadapa pansel.
Baca Juga: Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat Siap Tarung dan Sikat Habis Bangunan Tempat Hiburan Malam
“Untuk makalah ini sekarang kita ubah polanya. Kalau dulu diumumkan temanya dan dikumpulkan hasilnya sekarang tidak,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk sekarang ini para peserta diberi waktu sehari khusus untuk membuat makalah dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB menggunakan tulis tangan dan tidak diperbolehkan membawa handphone dan laptop.
“Jadi peserta harus menungakan apa-apa yang ada di pikirannya lalu pansel menguji hasil makalah yang mereka buat,” tuturnya.
Surtaman mengaku sampai saat ini belum mengetahui tema dan sistematika penulisan yang akan diberikan kepada peserta lelang jabatan karena hal tersebut menjadi rahasia pansel.
“Kita tugasnya hanya menyiapkan pulpen dan kertas yang sudah dicap logo pansel. Pola ini juga akan kita terapkan untuk lelang jabatan kepala OPD (organisasi perangkat daerah),” paparnya.
Baca Juga: Satu Petugas KPPS Meninggal, KPU Cilegon Siapkan Santunan Sebesar Rp42 Juta kepada Ahli Waris
Lelang jabatan Sekda Pemkab Serang sendiri diikuti oleh tujuh orang peserta yaitu Anas Dwisatya Prasadya, Febrianto, Mochamad Ishak Abdul Raup, Nanang Supriatna, Subur Prianto, Supriyanto, dan Zaldi Dhuhana.(***)



















