BANTENRAYA.COM – Pemerintah pusat menggelontorkan bantuan beras cadangan pemerintah untuk warga Kabupaten Serang sebanyak 850 ton.
Bantuan cadangan pangan tersebut diharapkan dapat menurunkan harga beras yang terus melambung di pasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Serang Suhardjo mengatakan, pihaknya sejak 5 Februari lalu telah mendistribusikan bantuan beras cadangan pemerintah di 5 kecamatan.
Namun karena menjelang masa tenang pemilu pendistribusian dihentikan sementara.
Baca Juga: Toko Pancing Alfian Penyedia Kebutuhan Memancing yang Murah dan Lengkap di Kota Cilegon
“Bantuan cadangan pangan ini akan disalurkan sampai bulan Juni. Jumlah penerimanya kita mendapat alokasi 85.435 kepala keluarga (KK) dan per KK mendapatkan 10 kilogram. Total beras yang dibagikan 850 ton. Mudah-mudahan dengan adanya guyuran bantuan ini sedikitnya bisa menurunkan harga beras,” ujar Suhardjo, Kamis 15 Februari 2024.
Sedangkan terkait dengan beras cadangan pemerinta daerah, Suhardjo menjelaskan, baru bisa dikeluarkan jika sudah ada perintah Bupati Serang Rt Tatu Chasanah.
“Kita ada beras cadangan, tapi sekarang sedang fokus pendistribusian beras cadangan dari pemerintah pusat,” katanya.
Disoal terkait dengan harga beras yang terus naik, ia menuturkan, karena saat ini baru musim tanam dan belum ada yang panen.
Baca Juga: Sempat Kangkangi Pemkot Serang, 3 THM Bakal Dibongkar
“Penen itu baru sekitar pertengahan Maret dan diperkirakan kita akan surplus pada panen raya bulan April. Saya sudah keliling ke Kecamatan Lebakwangi, sebagian padi sudah kuning,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, pada bulan November lalu pihaknya telah memanam padi seluas 16.000 hektare di beberapa kecamatan.
“Saya enggak bisa memastikan harga beras akan turun ketika suah panen, karena bisa saja di kita panen tapi di tempat lain gagal panen karena banjir dan sebagainya,” tuturnya.
Suhardjo menuturkan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan program padi indeks pertanaman (IP) 400 dimana dalam program itu bisa panen empat kali dalam setahun.
Baca Juga: Real Count KPU 757 TPS di Kota Cilegon, Prabowo – Gibran Perlebar Jarak dengan AMIN
“Tadi saya nanam di Lebakwangi menggunakan alat transplanteruntuk mengurangi biaya menanam. Kita pilih varietas padi yang umurnya 90 hari panen,” katanya.***
















