BANTENRAYA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan tablet sekolah menengah pertama (SMP) dari dana bantuan operasional sekolah afirmasi tahun 2018. Dalam kasus yang menelan anggaran Rp 8 miliar ini sudah ada puluhan kepala SMP dilakukan pemeriksaan.
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pandeglang Kunto Trihatmojo mengatakan, pengungkapan kasus pengadaan tablet di tingkat SMP masih dalam proses pemeriksaan. Dari 45 kepala sekolah, dan yang sudah diperiksa mencapai puluhan orang.
“Sedang pemeriksaan. Kepala sekolah yang sudah dimintai keterangan baru 25 orang. Sekarang lagi dalam tahap penyidikan, pengumpulan alat bukti dan keterangan,” tegas Kunto, Rabu 15 September 2021.
Baca Juga: Bupati Irna Lepas Atlet dan Official Asal Pandeglang ke PON XX Papua 2021
Untuk hasil kerugian negara atas dugaan pengadaan tablet, kata Kunto, dalam tahap proses penghitungan. Pihaknya berjanji akan mengungkap kasus tersebut hingga tuntas dan menetapkan tersangka. “Untuk kerugian belum masih ada. Sekarang tahap pemeriksaan. Nanti kalau ada penetapan tersangka kita kasih tahu,” singkatnya. ***















