BANTENRAYA.COM – Pedagang di dalam Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang menyampaikan curahan hatinya (curhat) kepada Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat.
Curhat pedagang itu terungkap saat Pj Walikota Serang Yedi Rahmat monitoring ke PIR Kota Serang, Jumat 8 Desember 2023 pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Salah seorang pedagang sayuran di dalam Blok I PIR yang curhat ke Yedi Rahmat, Firgiawan mengatakan, kehadiran para pedagang yang di luar area PIR sangat mempengaruhi omset (pendapatan) hariannya.
Para konsumen, kata dia, semestinya masuk ke dalam PIR, namun kenyataannya para konsumen belanja atau membeli kebutuhan pokoknya di luar area PIR. Terlebih saat ini kondisi kebutuhan pokok seperti cabai-cabain harganya tengah meroket di pasaran.
Baca Juga: Bupati Irna Ajak Masyarakat Pelihara Infrastruktur Jalan dan Jembatan yang Sudah Dibangun
“Bukan masalah penurunan omset saja. Pedagang yang di dalam sangat mengeluh sekali terhadap adanya para pedagang yang berada di luar Pasar Rau. Karena konsumen sendiri disetop di para pedagang di luar,” ujar Firgiawan, kepada Bantenraya.com.
Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Serang segera menindaklanjuti aspirasi para pedagang yang di dalam PIR.
“Semoga ada solusi dari pemerintah buat para pedagang yang ada di luar,” harap dia.
Menanggapi curhatan pedagang yang di dalam PIR, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola PIR yaitu PT Pesona Banten Persada yang berencana menata PIR agar lebih tertata rapi.
Baca Juga: Driver Ojol Terjaring Kamera Mencuri Ponsel Penumpang, Gojek Bertindak Tegas!
“Nah ini kita sudah coba berkoordinasi ke depan akan ditata sebaik mungkin,” kata Yedi Rahmat, kepada Bantenraya.com.
Saat monitoring, Yedi Rahmat didampingi Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Yedi Rahmat, Kasatpol PP Kota Serang Heri Hadi, dan beberapa pejabat lainnya. ***














