BANTENRAYA.COM – Atribut bertema Palestina laris manis dan membawa keberkahan sendiri bagi para pedagang atau penjual bendera Palestina di Kota Cilegon.
Pantauan Bantenraya.com pada Kamis, 23 November 2023, di jalan protokol Kota Cilegon mulai dari Masjid Agung Nurul Ikhlas sampai Landmark Kota Cilegon banyak pedagang menjual atribut bertema Palestina.,
Bukan hanya bendera Palestina, para pedagang juga menjual syal, bendera, topi, dan hijab.
Menjamurnya penjual atribut Palestina karena bertepatan dengan acara HUT PGRI dan Hari Guru Nasional 2023, di mana acara itu dirangkaikan dengan Solidaritas Guru Kota Cilegon untuk Palestina, di depan Kantor Walikota, Kamis, 23 November 2023.
Baca Juga: Bernuansa Bali, Tempat Makan Estetik yang Viral di TikTok Ini Ternyata Berada di Tangerang
Salah seorang pedangang, Deni mengatakan, sudah berjualan sejak pagi dan mendapatkan omset yang lumayan.
“Ya, adalah dari pagi sampai siang ini, sudah dapat 600 ribuan,” kata dia kepada Bantenraya.com.
Deni mengakui, jualan atribut Palestina ini membawa berkah baginya dan buat pedagang lainnya.
Tetapi, ungkapnya, keuntungan yang diperoleh, tidak akan diambil semuanya.
Baca Juga: Bank Emok Jadi Momok Warga Kampung Cidenggung Pandeglang, Diskoperindag dan UMKM Diminta Bertindak
“Sebagian hasil kita itu, kita sumbangkan lagi karena bentuk kepedulian kita terhadap sesama kaum muslim,” tegasnya.
Senada dengan Deni, pedagang lainnya yakni Dika juga mengakui mendapat berkah dengan berjualan atribut ataupun bendera Palestina.
Dika menerangkan, sudah berjualan ke mana-mana setiap ada aksi bela Palestina, mulai dari Tasikmalaya, Singaparna, Cikarang dan Bekasi.
“Dalam sehari, keuntungannya bisa mencapai 1 juta rupiah,” ungkapnya yang asli orang Garut.
Baca Juga: Fakta Menarik Anselma Putri, Artis TikTok Berhijab Nan Cantik yang Kuliah di Universitas Katholik
Dika menurutkan, akan berjualan sampai Sabtu, 25 November 2023 saat Aksi Solidaritasi Kemanusiaan Cinta Cilegon untuk Palestina.
Katanya, ini bukan sekadar jualan untuk mencari keuntungan semata, tetapi hasil keuntungan juga akan disumbangkan kembali.
“Ya, nanti akan ada dari keuntungan yang didonasikan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Aksi Bela Palestina di Cilegon Muhammad Junaidi menyampaikan, menargetkan 10.000 massa yang akan hadir dalam aksi tersebut.
Aksi tersebut, kata Junaidi, akan dimulai dengan shalat subuh dan shalat gaib berjamaah di Masjid Agung Nurul Ikhlas.
“Kita terjaring di semua komunitas karena aksi ini murni mengatasnamakan masyarakat Cilegon, kurang lebih 170,” ujar dia.
Junaidi menegaskan, aksi ini juga untuk mengangkat citra Cilegon supaya memberikan dukungan kepada rakyat Palestina.
Pada aksi itu, sambungnya, akan ada galang donasi untuk membantu meringankan penderitaan mereka.
“Target donasi kita mudah-mudahan mencapai 2,5 miliar rupiah,” pungkasnya.***

















