BANTENRAYA.COM – Rumah Sri Hartini warga Lingkungan Gudang, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon mengalami kerusakan.
Ironisnya, kerusakan tersebut telah berlangsung selama tiga tahun dan belum sekalipun tersentuh bantuan oleh pemerintah setempat.
Kerusakan rumah milik Sri tersebut terdapat di bagian atap dapur dan kamar mandi yang kondisinya ambruk dan sebagian temboknya terlihat telah runtuh.
“Memang rumahnya sudah tua kali ya, jadi kena angin roboh dari tahun 2020,” kata Sri kepada wartawan, Selasa, 21 November 2023.
Baca Juga: Pemkot Cilegon Usulkan 362 KPM Terima Bantuan UEP dari Pemprov Banten
Sri mengungkapkan, setelah sebagian rumahnya mengalami kerusakan dirinya langsung mengajukan permohonan bantuan kepada pihak Kelurahan Jombang Wetan.
“Sudah sih sudah diajukan ke kelurahan, sudah lama, semenjak itu juga langsung, tapi gak tau, gak ada respon. Kemarin juga sudah diminta foto kopi sertifikat, KK, KTP sudah diserahkan semua ke kelurahan,” ungkapnya.
Sri menyampaikan, dirinya belum bisa melakukan perbaikan rumahnya lantaran keterbatasan ekonomi, sebab suaminya hanya bekerja serabutan.
Dengan kondisi rumahnya yang dihuni oleh enam orang tersebut, Sri mengaku kesulitan saat melakukan aktifitas seperti buang air, terlebih saat turun hujan.
“Ya bagaimana ya, mau numpang ke tetangga terus ya malu, jadi seadanya saja. Kadang pakai payung (saat buang air), mau bagaimana,” ujarnya sambil tertawa.
Mengetahui hal tersebut, Tokoh Masyarakat Jombang dan Purwakarta, Rahmatulloh mengaku sedih sekaligus miris. Ia tidak bisa menyangka bahwa ada masyarakat yang kondisinya memprihatinkan selama bertahun-tahun, namun tidak tersentuh bantuan.
“Ini soal kemanusiaan. Ada masyarakat yang sesungguhnya butuh perhatian dari pemerintah dan lembaga-lembaga yang memang menaungi seperti Baznas,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi yang dialami Sri Hartini tersebut harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah atau lembaga yang terkait seperti Baznas agar tidak terlalu lama dalam memberikan bantuan.
Baca Juga: Kamera CCTV di Gudang Logistik KPU Kabupaten Pandeglang Ditambah
“Karena kalau prosedurnya pemerintah ataupun Baznas ini terlalu lama memberikan bantuan kasihan masyarakat,” ucap Rahmatullah.
Terpisah, Lurah Jombang Wetan Nurul Jannah mengatakan, Sri Hartini telah diusulkan oleh pihaknya untuk masuk dalam daftar DTKS bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu.
“InsyaAllah jika sudah masuk kita bantu RTLH-nya. Sudah kita usulkan juga melalui Baznas, Dinsos dan anggaran Salira. Minta doanya ya semoga bisa segera terealisasi,” ujarnya dalam pesan singkat.***


















