BANTENRAYA.COM – Komandan Kodim atau Dandim 0601 Pandeglang Letkol Inf Suryanto menekankan kepada prajuritnya untuk bersikap netral pada Pemilu tahun 2024.
Dandim berpesan, kepada para prajurit Anggota Kodim 0601 Pandeglang untuk fokus pada pengamanan Pemilu 2024.
“Netralitas TNI di Pemilu 2024 harga mati tidak bisa ditawar lagi. Sebagai alat pertahanan negara, TNI harus menjaga independensinya dari politik praktis demi keutuhan dan persatuan Bangsa dan Negara,” kata Dandim, Selasa 14 November 2023.
Suryanto menegaskan, pada tahapan Pemilihan Legislatif atau Pileg maupun Pemilihan Presiden atau Pilpres tahun 2024 harus menjadi pedoman bagi seluruh personel.
Baca Juga: Iseng Bakar Alang-alang, Lahan Perkebunan Warga Seluas Dua Hektare Hangus
Prajurit TNI tidak memihak dan mendukung salah satu Pasangan Calon atau Paslon pada Pemilu 2024.
“Pada Pileg, maupun Pilpres TNI netral, dan tidak memberikan arahan untuk memilih salah satu paslon,” tegasnya.
Suryanto berpesan, kepada para prajurit tidak memberikan tanggapan, komentar atau mengupload salah satu paslon, dan simbol-simbol yang berkaitan dengan Pileg dan Pilpres.
Sebab, jika ditemukan ada anggota yang melakukan hal itu, kata Dandim, pihaknya tidak segan-segan akan memberikan sanksi.
Baca Juga: Calon Gubernur Banten 2024 Rano Karno Bintangi Film Srimulat Hidup Memang Komedi
“Apabila ada ditemukan prajurit yang melakukan politik praktis dan terbukti secara hukum. Maka akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan militer,” pesannya.
Tentara berpangkat dua bunga ini mengingatkan, prajuritnya terhindar dari politik praktis.
Suryanto mengajak, masyarakat untuk mensukseskan Pemilu 2024.
“Kepada seluruh masyarakat mari kita bersama-sama mensukseskan Pemilu 2024 dengan damai dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, gunakan hak pilih sesuai dengan keyakinan tanpa ada paksaan dari pihak manapun, pada 14 Februari 2024,” harapnya. ***

















