BANTENRAYA.COM – Deretan amalan sunnah malam Nisfu Syaban ini jangan sampai terlewatkan.
Pasalnya, amalan sunnah malam Nisfu Syaban tersebut amat disayangkan jika dilewatkan.
Terlebih, amalan sunnah malam Nisfu Syaban ini mudah dikerjakan namun banyak akan keberkahan.
Baca Juga: Artikel Tentang Nisfu Syaban: Arti, Sejarah, dan Amalan
Menjadi salah satu malam yang dimuliakan dalam Islam, malam tersebut jatuh pada malam ke-15 pada bulan Syaban.
Menjelang malam istimewa tersebut banyak hal yang dapat dilakukan oleh umat Islam.
Hal itu lantaran, pada malam tersebut diyakini akan dihapuskannya dosa yang telah diperbuat seseorang.
Baca Juga: Spoiler Taxi Driver Season 2 Episode 6: Tak Hanya Pura-pura, Do Gi Mengajak Go Eun Menikah
Tidak hanya itu, salah satu malam mulia tersebut juga akan dikabulkannya permintaan seseorang.
Tak heran, umat Islam berlomba-lomba melakukan hal-hal positif diantaranya amalan-amalan sunnah.
Bahkan, amalan sunnah tersebut juga dianjurkan untuk memperbanyaknya hal tersebut dijelaskan dalam kitab Qalyubi wa ‘Umairah.
“Disunnahkan menghidupkan malam hari raya, Idhul Fitri dan Idhul Adha, dengan berdzikir dan shalat, khususnya shalat tasbih. Sekurang-kurangnya adalah mengerjakan shalat Isya berjamaah dan membulatkan tekad untuk shalat Shubuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam Nisfu Sya’ban, awal malam bulan Rajab, dan malam Jumat karena pada malam-malam tersebut doa dikabulkan.”
Sedangkan untuk amalan sunah pada malam Nisfu Syaban sendiri diantaranya sebagai berikut seperti yang dikutip dari laman NU Online.
1. Perbanyak Doa
Anjuran tersebut berdasarkan dari hadits riwayat Abu Bakar bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:
ينزل الله إلى السماء الدنيا ليلة النصف من شعبان فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء
Artinya: “(Rahmat) Allah swt turun ke bumi pada malam Nisfu Sya’ban. Dia akan mengampuni segala sesuatu kecuali dosa musyrik dan orang yang di dalam hatinya tersimpan kebencian (kemunafikan).” (HR al-Baihaqi).
2. Perbanyak Istighfar
Manusia sejatinya tidak luput dari dosa. Namun, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan untuk hamba-Nya.
Oleh karena itu, memohon ampun (istighfar) dianjurkan pad malam Nisfu Syaban. Sayyid Muhammad bin Alawi dalam Ithmi’nânul Qulûb menerangkan:
“Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Sya’ban dan malam pertengahannya.”
“Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits. Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan,” sambung Sayyid Alawi.
Baca Juga: Walikota Syafrudin Dibonceng Dandim Fajar Catur Naik Motor Tinjau Pembukaan Jalan
3. Membaca Syahadat
Sayyid Muhammad bin Alawi dalam kitab Ithmi’nanul Qulub Bidzikri ‘Allamil Ghuyûb mengatakan:
“Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya.”***


















