BANTENRAYA.COM – Dua kasus penculikan anak terjadi di Kota Cilegon dan Jakarta Pusat baru-baru ini. Korbannya merupakan anak perempuan berusia 4 dan 6 tahun.
Dari berbagai sumber, penculikan anak pertama terjadi dialami oleh Malika (5) pada 7 Desember 2022 di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Penculikan anak terhadap Malika dilakukan oleh seorang pria yang diketahui bernama Iwan Sumarno, seorang pemulung yang biasa berkeliaran di lokasi di kawasan Gunung Sahari.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG untuk Wilayah Banten, Potensi Hujan Lebat Masih Terjadi di Mana-mana
Beruntung, setelah 26 hari diculik, Malika berhasil ditemukan bersama pelaku di kawasan Cipadu, Tangerang, pada Senin 2 Januari 2023.
Kasus penculikan kedua terjadi di Kota Cilegon pada 2 Januari 2022 sore, Andriana Syahfitri (4) diculik oleh seorang pria di sekitar Mall Ramayana Cilegon.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Namun dikabarkan polisi telah mengidentifikasi pelaku penculikan.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga membenarkan adanya laporan penculikan anak tersebut.
Anak perempuan berusia 4 tahun hilang diduga dibawa oleh seorang pria dewasa di sekitar Mal Ramayana Cilegon.
“Kejadian hari Senin 2 Januari sekitar jam 17.00,” katanya.
Baca Juga: SERBU! Khusus Lulusan SMA, SMK dan Sederajat, Ini Lowongan Kerja di PT Nissin Foods Indonesia
Shinto menjelaskan peristiwa penculikan itu bermula saat korban bersama kakaknya bertemu dengan pelaku di Mal Cilegon, Banten.
“Kemudian pelaku mengajak keduanya makan di Warung Tegal (warteg) sekitar mal,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pada saat di warteg pelaku meminta kakak korban pulang ke rumah dan memanggil ibunya agar bisa makan bersama di warteg.
Baca Juga: Sinetron Preman Pensiun 8 Kapan Tayang? Yuk Ikutan Casting Online Untuk Bergabung di PP8
“Tiba di warteg, Kakaknya diperdaya pelaku, diminta memanggil ibunya di rumah, agar diajak makan,” ungkapnya.
Shinto menerangkan, tanpa ada rasa curiga kakak korban menuruti permintaan pelaku akhirnya pulang dan memanggil ibunya untuk makan bersama di warteg.
“Namun saat orangtuanya ke warteg, korban dan pelaku tidak ditemukan,” terangnya.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Unlock My Boss Episode 9 Sub Indo, Lengkap dengan Sinopsis dan Jadwal Tayang
Shinto menambahkan berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi, kakak korban dan orang tua korban, sosok pelaku dikenal oleh pihak keluarga korban.
“Iya benar, (Keluarga korban dan pelaku) saling kenal,” tambahnya. ***


















