BANTENRAYA.COM – Perayaan tahun baru selalu diidentikkan dengan kembang api dan begitu juga sebaliknya.
Kehadiran kembang api selalu membuat suasana malam pergantian tahun baru semarak.
Namun asal usul dan sejarah Kembang Api perlu juga kita ketahui dan akan dikupas dalam artikel ini.
Saat tahun baru selalu disambut suka cita oleh banyak orang dan perayaannya biasanya dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pesta kembang api.
Pesta kembang api biasanya mewarnai saat berkumpul bersama keluarga atau teman dengan mengadakan acara barbeque atau sekadar santai di balkon rumah.
Pada saat pergantian tahun, langit sangat ramai diwarnai oleh luncuran Kembang Api dengan berbagai jenis dan warnanya, hal tersebut membuat suasana tahun baru menjadi meriah.
Baca Juga: Lionel Messi dan Kylian Mbappe Berebut Sepatu Emas di Final Piala Dunia Qatar
Sudah seperti tradisi, kembang api selalu melengkapi perayaan tahun baru dari dari tahun ke tahun.
Namun tahukah kalian mengenai bagaimana sejarah awal kembang api?
Ternyata kembang api yang selalu identik dengan perayaan tahun baru ini ternyata sudah diciptakan lebih dari 2000 tahun yang lalu.
Baca Juga: Iwan Out! Gobang Gabung Cecep cs Lawan Preman Suruhan Bang Edi di Episode Terakhir Preman Pensiun 7
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, kembang api yang diciptakan pertama adalah berupa petasan mesiu yang hanya mengeluarkan bunyi kecil dengan suara ‘pop’.
Namun, karena kembang api berubah seiring berjalannya waktu, saat ini terdapat versi modernnya dengan berbagai bentuk, suara dan beragam warna tentunya.
Awalnya ahli kimia di Tiongkok mencampurkan kalium nitrat, sulfur, arang, dan berhasil membuat mesiu mentah.
Para ahli kimia tersebut sedang menciptakan resep kehidupan abadi, karena mereka percaya bahwa ledakan dapat digunakan untuk mengusir roh jahat.
Hingga akhirnya mereka dapat menciptakan sesuatu untuk mengubah dunia saat ini.
Setelah melewati berbagai bentuk kembang api dari zaman ke zaman, akhirnya kembang api dijadikan bagian dari hiburan dan di setujui oleh para pemimpin di Inggris.
Baca Juga: Survei SMRC: Partai Non Parlemen Menguat, Partai Ini Dinilai Bisa Lolos Pas di Ambang Batas
Kembang api pertama di kerjaan Inggris dinyalakan saat merayakan pesta pernikahan Henry VII pada 1486.
Setelah itu, Peter the Great yang juga merupakan Tsar Russia, ikut serta menyelenggarakan pertunjukkan kembang api selama lima jam saat kelahiran putranya.
Hingga saat peringatan Hari Kemerdekaan AS (Fourth of July), selalu dimeriahkan dengan pertunjukkan kembang api.
Baca Juga: Link Baca Webtoon Reborn Rich Gratis, Drakor yang Sedang Tayang Diperankan Song Joong Ki
Karena rasa ketidakpuasannya, akhirnya warga Italia mulai menggabungkan beberapa senyawa untuk menciptakan warna kembang api agar lebih beragam lagi warnanya.
Saat itu Warga Italia menggunakan strontium untuk memunculkan warna merah, barium untuk hijau, tembaga untuk biru, dan sodium buat kuning.
Jadi sebenarnya, tujuan awal diciptakan kembang api bukan untuk acara perayaan tetapi saat diciptakan oleh masyarakat tiongkok, masyarakat percaya untuk memperoleh kehidupan yang abadi.
Baca Juga: Kabar Baik dari TNUK: 2 Badak Jawa Lahir, Salah Satunya Diberi Nama LordZac
Karena masyarakat Tiongkok percaya bahwa suara ledakan kembang api dapat mengusir roh jahat yang ada di sekeliling mereka.
Dan hingga saat ini, kembang api sering digunakan untuk simbol perayaan berbagai acara, terutama tahun baru. ***



















