Jumat, 27 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Warga Lingkungan Kesuren Keluhkan Bau Limbah Oli Bekas

Harir Baldan Oleh: Harir Baldan
18 Oktober 2022 | 22:20
Warga Lingkungan Kesuren Keluhkan Bau Limbah Oli Bekas

Warga Lingkungan Kesuren RW 023, Sugiarni menunjukkan hasil Rontgenan suaminya Madnuri yang mengalami sakit paru-paru, setelah hampir tiap hari selama bertahun-tahun mencium bau menyengat limbah oli bekas dari PT Raja Gudang Mas yang berlokasi di Lingkungan Kemang, Selasa (18/10). Harir Bantenraya.com

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

 

BANTENRAYA.COM – Warga Lingkungan Kesuren RW 023, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang, mengeluhkan bau limbah oli dari PT Raja Gudang Mas atau RGM yang lokasinya di Lingkungan Kemang, Kelurahan Sumur Pecung.

Perusahaan tersebut mengolah atau melakukan pembakaran limbah oli bekas.

Imbasnya setiap hari warga Lingkungan Kesuren RW 023 harus mencium bau menyengat yang berakibat sesak pernafasan, pusing kepala, mual-mual, hingga muntah-muntah.

Salah seorang warga Lingkungan Kesuren RT 02 RW 023, Andri, mengatakan, warganya tiap hari harus menghirup udara yang menyengat dari perusahaan limbah oli bekas tersebut.

Baca Juga: Pabrik Limbah PT RGM, DLH Kota Serang: Langgar Izin Lingkungan

“Kalau kecium bikin paru-paru sesak. Nafas sesak, kepala pusing, mata perih, perut mual dan muntah,” ujar Andri, kepada Bantenraya.com, Selasa 18 Oktober 2022.

Andri mengungkapkan, keberadaan PT RGM sudah sejak lama beroperasi. Namun seiring waktu berjalan, keberadaannya makin menimbulkan bau yang menyengat hingga ke lingkungannya.

“Sudah puluhan tahun. Didemo sudah, diprotes sudah, tapi masih aja beroperasi,” ucap dia.

Menurut Andri, pembakaran oli bekas yang dilakukan PT RGM dilakukan tiap hari, sehingga menyebabkan pencemaran polusi udara ke lingkungan masyarakat sekitar khususnya warga Kesuren.

“Tiap hari pembakaran itu sampe malam,” katanya.

Baca Juga: Amankan Aset, BPKAD Kota Serang Road Show ke Kelurahan se Kota Serang

Andri mengaku warganya hampir tiap hari merasakan keluhan kesehatan, imbas pembakaran limbah oli bekas tersebut.

BACAJUGA:

Ilutrasi tema materi kultum Ramadhan 2026. (Pexels/Thirdman)

Cek 10 Tema Materi Kultum Ramadhan 2026 Ringan Mudah Dihafal, Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan yang Penuh Berkah

26 Februari 2026 | 17:31
ibu hamil

Hukum Mengerjakan Puasa Ramadan Bagi Ibu Hamil, Cek Ketentuannya di Sini

26 Februari 2026 | 17:14
LAZISNU

LAZISNU Serahkan Laporan Berkala dalam Rapat Pleno PCNU Kabupaten Pandeglang Masa Khidmat 2024-2029

26 Februari 2026 | 17:01
ramadan

Cek 5 Rekomendasi Ide Kegiatan Bulan Suci Ramadan 2026 di Sekolah, Dijamin Menarik dan Bermanfaat

26 Februari 2026 | 16:43

“Kemarin warga itu karena saking gak kuat banyak yang mual. Batuk-batuk dahak. Kayak sembuhnya susah, kadang dua Minggu,” ungkap Andri.

“Bahkan bukan warga sini aja, kadang nyampe ke RW 9 ke Ciloang. Bahkan ke Ciwaru nyampe,” tutur Andri.

Andri mengaku seluruh warga Lingkungan Kesuren RW 023 sudah melaporkan kepada pemerintah daerah setempat mulai dari tingkat bawah hingga kota.

Namun nyatanya, pabrik tersebut tetap beroperasi membakar limbah oli bekas dan mencemarkan polusi udara hingga bau menyengat, yang membuat pernafasan sesak.

Baca Juga: Usai Ketemu Presiden FIFA, Jokowi: Stadion Kanjuruhan Akan Diruntuhkan

“Sudah kita lapor ke kelurahan, kecamatan, DLH, alhamdulilah ada tindak lanjut. Tapi setelah itu bau lagi bau lagi sampe sekarang,” keluhnya.

Andri bersama seluruh warga Lingkungan Kesuren RW 023 sudah bulat menuntut PT Raja Gudang Mas ditutup permanen.

“Warga nuntut kepada yang pihak berwenang minta ditutup permanen. Karena kalau seperti ini dampaknya sangat bahaya ke masyarakat. Kita ingin menghirup bau udara yang segar yang sehat. Tiap hari bau kimia,” terang Andri.

Ketua RT 02 RW 023 Lingkungan Kesuren Shelly Shaneva mengatakan hal serupa. Kata Shelly Shaneva, imbas kemunculan aroma menyengat dari pembakaran limbah oli bekas tersebut, belasan warganya terserang penyakit paru-paru.

Baca Juga: Longsor di Kecamatan Cibeber, Lebak, Akibatkan Gedung PAUD Roboh

“Bahkan beberapa tahun yang lalu ada yang sampai meninggal tiga orang. Dan sekarang yang penyakit paru-paru juga ada di atas kurang lebih 10 orang,” kata Shelly Shaneva, ditemui di kediamannya RT 02 Lingkungan Kesuren.

“Alhamdulillah yang udah sembuh ada, karena berobat rutin ke puskesmas. Yang masih ada tadi juga hasil rontgenan diperlihatkan ke wartawan kelihatan bahwa itu paru-paru,” tuturnya. *

Editor: Administrator
Tags: sakit paru
Previous Post

Pabrik Limbah PT RGM, DLH Kota Serang: Langgar Izin Lingkungan

Next Post

Kasus Gagal Ginjal Pada Anak Setelah Minum Parasetamol jadi Momok, dr. Koko: opsinya balik ke puyer

Related Posts

Ilutrasi tema materi kultum Ramadhan 2026. (Pexels/Thirdman)
Nasional

Cek 10 Tema Materi Kultum Ramadhan 2026 Ringan Mudah Dihafal, Tingkatkan Kualitas Ibadah di Bulan yang Penuh Berkah

26 Februari 2026 | 17:31
ibu hamil
Nasional

Hukum Mengerjakan Puasa Ramadan Bagi Ibu Hamil, Cek Ketentuannya di Sini

26 Februari 2026 | 17:14
LAZISNU
Nasional

LAZISNU Serahkan Laporan Berkala dalam Rapat Pleno PCNU Kabupaten Pandeglang Masa Khidmat 2024-2029

26 Februari 2026 | 17:01
ramadan
Nasional

Cek 5 Rekomendasi Ide Kegiatan Bulan Suci Ramadan 2026 di Sekolah, Dijamin Menarik dan Bermanfaat

26 Februari 2026 | 16:43
our universe
Nasional

Spoiler Drakor Our Universe Episode 8 Sub Indo: Tae Hyung Khawatir Kondisi Woo Joo

26 Februari 2026 | 16:04
FIFA
Nasional

FIFA Series 2026: Ajang Pembuktian Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

26 Februari 2026 | 15:41
Load More

Popular

  • Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

    Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terapkan WFA Mudik dan Balik Lebaran 2026, Pegawai Pemkot Cilegon Bisa Mudik 16 Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegakkan SE Bupati, Satpol PP Kabupaten Serang Sisir Rumah Makan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nilai Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Pemkab Serang Belum Ada Hasil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tingkatkan Pelayanan, RJI Banten Resmikan Kantor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Kota Serang Segera Bentuk Satgas Perlindungan Guru Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Menu MBG yang disalurkan ke siswa di Kabupaten Lebak belum lama ini. (Kiriman warga)

MBG Ramadan di Lebak Tuai Banyak Keluhan: Memang Cukup untuk Gizi Anak?

27 Februari 2026 | 03:00
Walikota Serang Budi Rustandi menunjukkan dokumen bukti pembayaran gaji ratusan guru PPPK paruh waktu kepada sejumlah wartawan di Setda, Pemkot Serang, Kamis 26 Februari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

26 Februari 2026 | 21:32
PT ASDP telah merilis perkiraan puncak arus mudik pada musim mudik Lebaran 2026. (Uri/Bantenraya.com)

Ada WFA, Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak Diprediksi Terjadi 2 Hari di Tanggal Ini

26 Februari 2026 | 21:00
Petani di Desa Pegadingan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang sedang memanen sayuran jenis kangkung di lahan miliknya, Kamis 26 Februari 2026. (Andika/Bantenraya.com)

Yuk Mampir ke Desa Pegadingan Kabupaten Serang, Tempatnya Penghasil Sayuran Berkualitas

26 Februari 2026 | 20:30

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda