BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon terus mendorong peningkatan kualitas kesehatan di sekolah dan untuk pelajar.
Bahkan, pada 2023 mendatang, Pemkot Cilegon sudah memiliki konsep untuk cakupan jumlah toilet yang disesuaikan jumlah siswa di sekolah.
Hal itu tentu saja untuk meningkatkan standar kesehatan dan kebersihan siswa yang diatur dengan jumlah infrasturktur toilet yang ada.
Disisi lain, hal tersebut juga untuk menghidari berbagai kemungkinan penularan penyakit melalui toilet dengan standar toilet yang bersih dan sesuai dengan jumlah siswa.
Baca Juga: Asal Usul Nama Sambo, Marga Suku Toraja yang Bermakna Penutup
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Maman Mauludin menyampaikan, berdasarkan kebijakan dari Walikota Cilegon, nantinya akan ada cakupan jumlah toilet sesuai jumlah siswa. Hal tersebut diharapaknlan bisa direalisasikan pada 2023 mendatang
“Itu Pak Wali ada kebijakan kedepan ada standar keterukuran cakupan jumlah toilet sesuai dengan jumlah siswa. Untuk berapa banyak nilai idealnya tengah dilakukan konsep,” katanya usai membuka acara Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah atau Madrasah (UKS/M) di Aula Sekretariat Daerah (Setda) II Kota Cilegon, Senin 29 Agustus 2022.
“Konsepnya sudah dibahas, semoga 2023 mendatang sudah drealisasikan,” ucapnya.
Toilet sekolah, imbuh Maman, menjadi salah satu barometer untuk kebersihan dan kesehatan, dengan adanya konsep keterukuran cakuoan maka diharapak derajat kesehatan siswabdan sekolah semakin meningkat.
Baca Juga: SEGERA DAFTAR! Kartu Prakerja Gelombang 43 Telah Dibuka, Berikut Cara Daftar dan Persyaratannya
“Ada banyak penyakit menular yang berpotensi ditimbulakan dengan toilet kotor, misalnya disentri, demam berdarah dan lainnya. Jadi untuk menghindari itu akan dibuat sebuah standar toilet sehat di sekolah,” imbuhnya.
Disisi lain, jelas Maman, kesehatan disekolah menjadi sangat penting. Sebab, sekolah menjadi salah satu lingkungan dimana para siswa mengabiskan waktu untuk belajar. Dengan lingkungan sehat diharapak terwujud generasi yang sehat dimasa depan.
“Perilaku hidup sehat menjadi penting untuk terus ditanamkan kepada pelajar sebagai generasi penerus. Sebab, pelajat menjadi pewaris nantinya,” ujarnya.
Senada disampaikan Kepala Dinkes Kota Cilegon Ratih Purnamasari, jika para generasi penerus tersebut harus terus dipupuk untuk bisa membangun perilaku hidup sehat dan bersih.
Baca Juga: Terbaru! 10 Ide Nama Bayi Laki-Laki Lahir Bulan Safar Bermakna Baik dan Memiliki Jiwa Penyayang
Untuk itu, keberadaan infrastruktur yang memadai juga harus mampu diwujudkan pemerintah.
“Jadi kami harap kualitas kesehatan terus dijaga, serta perilaku hidup sehat bisa terus ditanamakan kepada siswa,” pungkasnya. ***

















