BANTENRAYA.COM – Warga Kampung Rancadulang, RT 002 RW 008, Desa Pasirgadung, Kecamatan Patia yang rumahnya rusak terdampak bencana angin puting beliung mempertanyakan bantuan dana perbaikan rumah.
Pasalnya, warga berharap mendapat bantuan dana perbaikan karena rumah mereka saat ini mengalami rusak berat.
Kepala Desa Pasirgadung, H Nurmala mengatakan, bencana puting beliung yang menerjang desanya membuat 7 unit rumah warga Kampung Rancadulang rusak berat, dan rusak ringan.
Baca Juga: Deretan Teori BLACKPINK Pink Venom, dari Tanggal Rilis hingga Potongan Foto Teaser
Akibat peristiwa tersebut, sebagian rumah korban tidak bisa dihuni. Sebab, mengalami rusak berat.
“Dari 7 rumah itu ada 3 rumah rusak berat, dan 4 rumah warga rusak ringan. Rumah korban yang rusak berat gak bisa ditempati, takut kayunya ambruk,” kata Nurmala, ditemui di Pendopo Bupati Pandeglang, Senin 22 Agustus 2022.
Dia menjelaskan, rumah warga yang kondisinya rusak berat tidak bisa digunakan. Untuk sementara warga harus tinggal di tenda sementara.
“Rumahnya parah banget. Pas kejadian kemarian itu korban tinggal di tenda, tapi sekarang mereka tinggal di rumah saudaranya, karena gak bisa mereka tinggal di tenda.
“Apalagi sekarang posisinya lagi hujan, angin. Makanya, untuk sementara korban tinggal di rumah keluarganya,” jelasnya.
Dia berharap, korban terdampak angin puting beliung segera mendapatkan bantuan dana perbaikan rumah.
Baca Juga: Putri Chandrawati Sudah Jadi Tersangka Kasus Brigadir J Tapi Belum Ditahan Dipertanyakan
“Proposal pengajuan bantuan dana perbaikan rumah korban sudah kami usulkan, tapi sampai sekarang belum ada bantuan dana. Hanya korban menerima bantuan sembako dari pemda,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Sosial Pandeglang, Muslim Taufik mengatakan, pengajuan bantuan anggaran perbaikan rumah warga Kampung Rancadulang yang terdampak bencana angin puting beliung sudah diterima, namun akan dilakukan verifikasi terlebih dahulu. “Proposalnnya sudah masuk, tapi belum kita verifikasi. Nanti kita verifikasi dulu,” katanya.
Dia menerangkan, pemerintah daerah akan berupaya mengganggarkan bantuan dana perbaikan rumah untuk korban. “Semoga bulan Agustus ini anggarannya sudah ada. Per satu unit rumah dengan kategori rusak berat dapat bantuan dana Rp 5 juta, rusak sedang Rp 3 juta, dan rusak ringan Rp 2 juta,” terangnya. *














