BANTENRAYA.COM – Layaknya tahun baru masehi, umat muslim di dunia juga merayakan tahun baru islam 1 Muharram 1444 Hijriyah dengan berbagai tradisi.
Diberbagai belahan dunia dimana ada umat muslim mayoritas biasanya memiliki khasan tradisi dalam merayakan tahun baru islam tersebut.
Mulai dari arak-arakan, pawai obor, makan-makan, tarian sufi sepanjang malam serta tentu saja menjalankan ibadah puasa sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah Muhammad SAW.
Berikut ini berbagai tradisi yang dilakukan masyarakat muslim dunia dari mulai negara tetangga hingga yang ada dibelahan Afrika.
Baca Juga: Profil hingga Instagram Dinda Kanya Dewi yang Kembali Alami Kecelakaan Mobil
Bagaimana keramaian, keriuhan serta tradisi lokal sangat mengikat dan menambah semaraknya perayaan tahun baru islam diberbagai negara tersebut.
Dikutip BantenRaya.Com dari portal metropalembangnews.pikiran-rakyat.com pada Kamis 21 Juli 2022, diberbagai belahan duni menyambut dengan suka cita pergantian tahun 1 Muharram 1444 Hijriyah yang akan jatuh pada 30 Juli 2022 mendatang.
Akan banyak tradisi yang dilakukan diberbagai negara tersebut, misalnya:
1. Brunei Darussalam
Masyarakat Muslim Brunei biasanya akan berpuasa dan berdoa selama bulam Muharram, khususnya 10 hari pertama bulan Muharram.
Dalam menyambut Tahun Baru Islam biasanya masyarakat muslim di brunei akan melakukan pembersihan di seluruh masjid-masjid.
Baca Juga: Persija Bakal Perawani JIS, Lawan yang Dihadapai Klub Elit Thailand
2. Malaysia
Masyarakatmuslim Malaysia menyambut Tahun Baru Islam dengan beribadah dan membaca surat yasin serta melakukan doa bersama di masjid-masjid.
Tidak hanya itu, perayaan lainnya yang juga turut dilakukan ialah dengan parade atau upacara khusus di tanah terbuka yang luas atau lapangan.
Biasanya, Perdana Mentri beserta Wakil Perdana Mentri Malaysia juga akan hadir mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama hingga parade di lapangan.
3. Indonesia
Berbeda dengan negara tetangganya Malaysia, perayaan Tahun Baru
Islam di Indonesia terbilang cukup beragam.
Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki beragam kebudayaan, sebab itulah biasanya perayaan Tahun Baru Islam di Indonesia akan disesuaikan dengan adat turun temurun.
Baca Juga: Mulai Direhab, Masjid Agung Ats Tsauroh Kota Serang akan Miliki Parkir di Bawah Tanah
Seperti halnya perayaan yang dilakukan masyarakat Jawa, orang Jawa biasa menyebut Tahun Baru Islam dengan 1 suro atau artinya 1 Muharam.
Di Surakarta, tradisi 1 suro digelar dengan kirab kebo bule atau iring-iringan kerbau berkulit putih yang terlihat seperti bule.
Tradisi ini memiliki makna yang sangat penting bagi sejarah Surakarta.
Sedangkan di Palembang sendiri, perayaan 1 Muharram atau tahun Baru Islam dimeriahkan dengan membagikan bubur suro kepada masyarakat.
Biasanya pembagian bubur ini dilakukan di masjid-masjid besar.
4. Mesir
Tahun Baru Islam di Mesir menjadi momen hari libur nasional, biasanya hari libur ini dimanfaatkan untuk melakukan saat bersama dan berpuasa seperti umat Islam dunia pada umumnya.
Baca Juga: Nelayan Lontar Kabupaten Serang Terima Sertifikat Tanah Gratis
Mesir juga turut menampilkan pertunjukan tari sufi tradisional.
Hal inilah yang mengundang banyak masyarakat Kairo dan kota-kota lainnya berbondong-bondong untuk melihat tarian yang sudah mendunia ini.
5. Maroko
Asyura menjadi nama lain Tahun Baru Islam di negara Arab, bahasa ini merujuk pada hari ke 10 bulan Muharram.
Di Maroko, Muslim Sunni dan Syiah menjalankan tradisi Tahun Baru Islam secara berbeda.
Biasanya Muslim Syiah merayakan Tahun Baru Islam dengan menggelar Festival Karbala.
Perayaan ini sekaligus memperingati hari terbunuhnya Husein dalam Pertempuran Karbala.
Sedangkan untuk Muslim Sunni, mereka hanya merayakan Tahun Baru Islam dengan menggelar doa bersama dan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram.
Baca Juga: Prilly Latuconsina, Inspirasi untuk Produktif Kawula Muda di YOTNC 2022
Demikian berbagai tradisi Tahun Baru Islam diberbagai negara. (***)

















