Senin, 2 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Menggerakkan Kedermawanan Sosial

Muhaemin Oleh: Muhaemin
22 Mei 2022 | 21:00
Menimbun Minyak Goreng

Eko Supriatno, akademisi UNMA Banten Dok Eko Supriatno

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

Oleh. Eko Supriatno* 

Secara garis besar batasan kaum miskin adalah mereka yang secara ekonomi berada dalam garis kemiskinan, untuk bisa makan seadanyapun harus diperoleh dengan susah payah.

Kaum miskin hidupnya sangat tergantung pada orang lain. Penyebab dari kemiskinan biasanya disebabkan karena tidak adanya kesempatan kerja. Tidak adanya kesempatan kerja bisa disebabkan oleh usia yang sudah tidak produktif, tetapi mungkin juga karena keterbatasan fisik yang menjadikan seseorang tidak memungkinkan melakukan pekerjaan.

 Dengan kata lain batasan tentang kaum miskin adalah mereka-mereka yang tidak memiliki penghasilan yang cukup untuk menopang kehidupan, baik dirinya sendiri apalagi anggota keluarganya.

Kaum miskin memang kelompok yang selalu kalah dan dipinggirkan. Penganggur, tunawisma, pengemis, pemulung, atau pekerja seks murahan senantiasa disingkirkan secara sosial.

Baca Juga: Mikaila Ladia Rumagit, Siswa SDN 4 Pandeglang Juara 1 Lomba Menulis Anak Tingkat Nasional

Kaum miskin adalah kelompok yang sudah cukup lama dibisukan secara politik. Tak ada parpol yang sungguh memperjuangkan mereka. Sebab, mereka bukan isu politik yang laku dijual. Pekerja rumah tangga, misalnya, dianggap berada di luar logika buruh upahan-industrial. Akibatnya, rancangan undang-undang pekerja rumah tangga (RUU PRT) pun dikeluarkan dari program legislasi nasional. Segenap marginalisasi tersebut perlu dilawan secara politik.

Kaum miskin adalah mereka-mereka secara usia sebenarnya usia produktif untuk bekerja, tetapi karena secara fisik tidak memungkinkan untuk bekerja membuat mereka tidak bisa bekerja.

Dalam literatur kategori kaum miskin adalah mereka yang karena kesendiriannya, membuat mereka tersingkir dari masyarakat.  Kaum lemah belum tentu mereka itu miskin, karena banyak juga yang meski mengalami keterbatasan fisik, mereka masih mampu untuk bekerja, bahkan mengendalikan usaha. Banyak diantara mereka yang memiliki intelektual, daya berpikir yang cemerlang sehingga menghasilkan penghasilan yang cukup bahkan bisa lebih untuk menopang kehidupan dirinya maupun orang lain. 

    Dengan kata lain kaum miskin adalah mereka yang tersingkir atau kurang mendapat perhatian dari masyarakat pada umumnya, misalnya orang sakit, para lansia, janda/duda atau single parent yang sudah tidak berumur produktif.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila Masih Jadi Perdepatan, Mana yang Benar?

  Dalam ajaran islam, Nabi selalu berpesan agar muslim selalu memberikan perhatian khusus kepada kaum miskin, lemah dan tersingkir. Janda-janda adalah gambaran kelompok masyarakat yang lemah dan memiliki keterbatasan ekonomi.

 Tanpa harus mengutip ayat-ayat Al qur’an. Pesan-pesan kenabian terhadap umat juga tidak pernah mengabaikan seruan perhatian terhadap kaum miskin dan lemah.

BACAJUGA:

israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi artis bermain tenis. (freepik/freepik)

Peringati Hari Tenis Sedunia, Inilah Deretan Selebriti yang Hobi Bermain Tenis Lapangan

1 Maret 2026 | 17:36
Drakor Undercover Miss Hong. (X/@CJnDrama)

Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

1 Maret 2026 | 17:29
Aktivitas kendaraan masyarakat yang tinggi menjelang buka puasa di Pasar Lama Kota Serang. (Dok/MSK)

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Saat Berburu Takjil Supaya Tetap Aman di Jalan

1 Maret 2026 | 13:46

 Hampir di setiap ajaran agama perhatian-perhatian khusus terhadap kaum miskin, lemah selalu dilakukan.

 

Menggerakkan Kedermawanan Sosial

 Membela kaum miskin bermana bahwa kita harus menjadi pendorong untuk menggalang kedermawanan (solidaritas) sosial.

 Kepedulian untuk menolong sesama perlu dibangkitkan kembali. Tanpa ada kedermawanan sosial yang kuat niscaya kita akan kesulitan membantu sesama.

 Pemerintah tak akan sanggup bekerja sendirian tanpa bantuan masyarakat. Penanganan kemiskinan yang masih banyak kelemahan menandakan bahwa pemerintah membutuhkan bantuan semua komponen bangsa.

 Menggerakkan kedermawanan dengan mendistribusikan bantuan kepada kaum miskin yang lambat dan tak merata adalah indikasi perlunya keterlibatan kelompok-kelompok masyarakat yang lebih besar, baik secara kualitas maupun kuantitas.

 Secara sosiologis, masyarakat Indonesia memang dikenal dengan semangat gotong royong. Adanya kedermawanan sosial tidak hanya klaim tanpa dasar atau lip service. Secara ilmiah sudah terbukti bahwa Indonesia memiliki kedermawanan yang tinggi.

Baca Juga: SEA Games Vietnam, Rizki Bawa Pulang Perak dari Angkat Besi Kelas 81 Kilogram

Potensi kedermawanan sosial masyarakat Indonesia sesungguhnya cukup besar. Hal itu dapat dilihat dari beberapa fakta yang bisa kita pantau melalui laporan media massa. Bantuan terus mengalir baik melalui rekening yang dikelola oleh media maupun sejumlah LSM atau yayasan.

Lembaga-lembaga sosial terus bergerak menggalang bantuan masyarakat untuk sesame yang membutuhkan. Kelompok-kelompok masyarakat secara spontanitas juga berpartisipasi menggerakkan orang-orang untuk peduli kepada sesama. Singkatnya, hampir semua komponen bangsa sudah terpanggil untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa kesusahan.

 Kedermawanan sosial masyarakat tersebut perlu disyukuri karena kedermawanan adalah modal penting untuk meringankan masyarakat yang sedang ditimpa kesulitan.

Kita sudah selayaknya mempertahankan kondisi tersebut agar jangan sampai luntur apalagi lenyap. Kita perlu menggerakkan potensi kedermawanan untuk menghadapi dampak kemiskinan yang kompleks.

 Baca Juga: Perputaran Uang di CFD Cilegon Tembus Rp960 Juta

Selanjutnya, secara masif potensi-potensi itu harus dihimpun dan dikembangkan agar kedermawanan sosial itu bisa berkesinambungan.

 Semangat masyarakat untuk berbagi perlu terus dihidupkan agar terus terjaga. Jangan sampai kedermawanan sosial itu hanya untuk sesaat saja. Lebih dari itu, kedermawanan sosial bisa menjelma menjadi modal sosial untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa tak berhenti pada persoalan kemiskinan saja.

    Pemimpin formal seperti gubernur dan bupati harus bergerak bukan dengan imbauan atau ajakan untuk peduli tetapi dengan sikap yang mengedepankan sense of crisis.

 Mereka harus mengambil langkah terdepan untuk menunjukkan kepeduliannya melalui tindakan nyata. Bagaimanapun pemimpin yang memberi contoh langsung akan diikuti oleh masyarakat dibanding pemimpin yang hanya pandai berorasi tanpa aksi. Sebuah teladan dari seorang pemimpin sangat efektif untuk menggerakkan kedermawanan sosial. Masyarakat kini lebih menyukai sosok pemimpin yang bisa menginspirasi dibanding pemimpin yang hanya bisa menyuruh. Masyarakat mudah disentuh oleh sebuah keteladanan daripada oleh sebuah perintah.

 Peran sekolah juga sangat strategis untuk menumbuhkan semangat kedermawanan sosial. Karakter peduli dan cinta kasih bisa ditanamkan di sekolah. Para guru bisa menumbuhkan solidaritas sosial siswa-siwanya melalui kegiatan belajar mengajar.

Baca Juga: Mikaila Ladia Rumagit, Siswa SDN 4 Pandeglang Juara 1 Lomba Menulis Anak Tingkat Nasional

 Mereka (para guru) dapat memberi motivasi agar anak didiknya mau berpartisipasi membantu masyarakat yang ditimpa kesusahan sekaligus memberi contoh langsung dengan mengumpulkan sumbangan sukarela di sekolah-sekolah. Praktik langsung bisa dijakan media siswa untuk belajar berbagi, belajar peduli, belajar mengembangkan empati.

 Yang tak kalah pentingnya adalah peran media. Peran media juga sangat dibutuhkan untuk menggalang kepedulian masyarakat. Media bisa mengabarkan arti penting solidaritas di tengah-tengah kemiskinan. Media bisa mengabarkan bahwa para korban sangat membutuhkan uluran tangan masyarakat. Selain itu, media juga bisa mengangkat kisah-kisah derita kaum miskin. Dengan demikian masyarakat akan tergugah dan terpanggil untuk membantu. Simpati dan empati masyarakat akan tumbuh dengan menyaksikan berita di media.

 Akhirnya kedermawanan sosial ini ini benar-benar menjadi aset nyata untuk menghadapi persoalan-persoalan bangsa yang kian hari kian berat. Kedermawanan sosial sudah selayaknya menjadi karakter dasar masyarakat Indonesia. Sebab, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia telah menuntun kita untuk memperkuat dan menggerakkan kedermawanan sosial.

Baca Juga: Hari Lahir Pancasila Masih Jadi Perdepatan, Mana yang Benar?

 

Tentang penulis:

Eko Supriatno, Dosen UNMA Banten, Pekerja sosial di Laboratorium Sosial, Direktur pada Banten Religion and Culture Center (BRCC) dan Pembina pada Future Leader for Anti Corruption (FLAC) Regional Banten.

 

Editor: Administrator
Tags: KedermawananUNMA Banten
Previous Post

Mantan Wagub Banten Andika Hazrumy Didaulat Menjadi Ketua IKA Unpas Korda Banten

Next Post

Warga Suku Sunda Ciamis di Pabean Terate, Gelar Tradisi Kirab Tumpeng dan Ziarah Makam Anak Raja Panjalu

Related Posts

israel
Nasional

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi artis bermain tenis. (freepik/freepik)
Nasional

Peringati Hari Tenis Sedunia, Inilah Deretan Selebriti yang Hobi Bermain Tenis Lapangan

1 Maret 2026 | 17:36
Drakor Undercover Miss Hong. (X/@CJnDrama)
Nasional

Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

1 Maret 2026 | 17:29
Aktivitas kendaraan masyarakat yang tinggi menjelang buka puasa di Pasar Lama Kota Serang. (Dok/MSK)
Nasional

Hindari Kebiasaan Buruk Ini Saat Berburu Takjil Supaya Tetap Aman di Jalan

1 Maret 2026 | 13:46
Tiga pemain Dewa United Banten FC berlatih jelang lawan Bhayangkara FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025-2026. (Instagram @dewaunitedfc)
Nasional

Dewa United Vs Bhayangkara FC, Sama-sama Lagi On Fire

1 Maret 2026 | 13:06
Ilustrasi bukber Ramadhan 2026, ajak orang terdekat untuk ikut dengan mengirimkan teks undangan. (Instagram/@dewoodscoffee)
Nasional

3 Contoh Undangan Bukber Ramadan 2026 Simpel Pakai Bahasa Formal hingga Tongkrongan

1 Maret 2026 | 13:00
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Spoiler Undercover Miss Hong Episode 14: Jung Woo Setujui Kerja Sama dengan Geum Bo?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei Mate X7 Siap Rilis, Bawa Fitur Tahan Air dan Super Fast Charging 66W

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • POCO Siapkan X8 Pro dan X8 Pro Max, Ini Bocoran Speknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

israel

Israel akan Panggil 70.000 Tentara, Sesuai Hadist soal Pasukan Dajjal!

1 Maret 2026 | 21:35
Ilustrasi jalan minim penerangan. (Freepik.com/ wirestock)

Jalur Wisata di Provinsi Banten Masih Minim Penerangan

1 Maret 2026 | 20:34
Kondisi perbaikan jalan akses mudik lebaran yang hanya tambal sulam dengan pengaspalan. (Uri/banten raya)

Perbaikan Jalan Akses Mudik Cilegon Hanya Tambal Sulam, H-10 Diklaim Selesai

1 Maret 2026 | 20:27
Kondisi JLS yang tengah dilakukan pembangunan dan ditarget selesai pada H-10 mudik lebaran 2026. (Diskominfo Cilegon)

Perbaikan JLS Cilegon Ditarget H-10 Mudik Lebaran, Progres Diklaim Jalan 60 Persen

1 Maret 2026 | 20:21

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda