BANTENRAYA.COM – Ruhut Sitompul dilaporkan ke polisi atas unggahan foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telanjang sambil memakai pakaian adat Papua lengkap dengan kotekannya di akun twitternya.
Politikus yang disebut warganet sebagai kutu loncat dan penjilat itu juga sebelumnya pernah dilaporkan ke polisi dalam kasus rasisme oleh pengamat politik Boni Hargens pada tahun 2013.
Pria yang diduga pernah menelantarkan anak istrinya itu juga pernah beberapakali membuat pernyataan rasis dan berjanji akan memotong telintanya jika pasangan Ahok-Djarot kalah dalam Pilkada DKI Jakarta.
Berikut ini pernyataan rasis Ruhut Sitompul dan janjinya rela dipotong telinganya yang belum kunjung dipenuhi yang dihimpun Bantenraya.com dari berbagai sumber, Sabtu 14 Mei 2022.
Baca Juga: Tinggal Klik! Berikut Link Streaming Nonton Final FA Cup Chelsea VS Liverpool, Malam Ini
1. Sebut Kwik Kian Gie si Cina
Ruhut yang mulai dikenal dalam Film Gernaha itu pernah melontarkan kalimat berbau raisis pada saat diskusi “Angket Century SBY Jatuh” yang digelar Forum Umat Islam di Wisma Darmala Sakti, Jakarta. Dalam diskusi itu, ia menyebut Kwik Kian Gie dengan Si Cina.
2. Janji Pertama Rela Dipotong Telinganya
Pada tahun 200 Ruhut juga pernah membuat pernyataan merelakan kupingnya dipotong jika dana bailout Rp 6,7 triliun Bank Century mengalir ke Demokrat dan Presiden SBY.
3. Janji Kedua Rela Dipotong Telingannya
Ruhur Sitompul juga pernah membuat pernyataan berulang kali bahwa telinganya rela dipotong jika pasangan Ahok-Djarot kalah dalam Pilkada DKI pada pilkada tahun 2017. Namun kenyatannya Ahok-Djarot kalah.***



















