BANTENRAYA.COM- Hidayah adalah kemuliaan yang didapatkan seseorang sebagai sebuah jaminan untuk selamat dari Allah SWT.
Namun orang yang mendapatkan hidayah bukanlah sembarang orang dan ada ciri-cirinya.
Dilansir BANTENRAYA.COM dari kanal youtube Jalan Hijrahku tanggal 17 Pebruari 2021, terdapat ciri khusus yang dimiliki oleh mereka yang mendapatkan hidayah Allah SWT.
Hidayah diberikan Allah kepada orang yang dikehendakinya sehingga kita harus berlomba-lomba mendapatkan hidayah.
Baca Juga: Rekomendasi Film Dewasa Indonesia, Siapkan Tisu karena Banyak Adegan Panas!
Barang siapa yang Allah beri hidayah tidak ada seorangpun yang bisa menyesatkannya dan barang siapa yang telah Allah sesatkan, tidak ada seorangpun yang bisa memberi hidayah kepadanya. Hidayah itu seperti sinar cahaya disaat purnama.
Seseorang yang ingin menikmati indahnya cahaya rembulan harus keluar rumah untuk mendapatkan cahayanya, bukan hanya terdiam di dalam ruang yang gelap.
Begitulah cahaya, yaitu didatangkan Allah dan hanya diberikan Allah kepada mahluk yang dikehendakinya. Berharap untuk mendapatkan hidayah dari Allah adalah salah satu langkah yang baik untuk menjadi seorang muslim yang taat.
Namun agar Allah senantiasa memberi hidayah kepada kita, maka kita harus turut serta menjemputnya dengan cara tidak malas dalam mencari hidayah tersebut.
Baca Juga: Ribuan Warga Padatai Panati Bagedur, Kendaraan Mengular 3 Kilo Meter
Berikut ini cara mendapatkan hidayah dari Allah yang wajib diketahui.
1. Memakmurkan Masjid, disini memakmurkan masjid diartikan dengan membangun, meramaikan dan mengatur administrasinya. Orang-orang yang memakmurkan masjid dengan membangun kemudian meramaikan masjid tersebut, segera mendapatkan hidayah dari Allah. Ini adalah janji Allah dan janji Allah adalah pasti.
2. Menjauhi maksiat, orang yang mendapatkan hidayah sadar bahwa segala amalannya akan hilang sia-sia jika Ia mendekati maksiat. Maka dari itu, Ia harus menjaga betul setiap perbuatannya agar terhindar dari perbuatan maksiat.
3. Berkumpul dengan orang sholeh, katakanlah apakah kita akan menyeru selain dari pada Allah. Sesuatu yang tidak dapat mendatangkan kemanfaatan kepada kita dan tidak pula mendatangnan keburukan pada dan apakah kita akan kembali kebelakang sirik sesudah Allah memberi petunjuk kepada kita. Seperti orang yang telah disesatkan oleh jin dipesawangan yang menakutkan dalam keadaan bingung, dia memiliki kawan-kawan yang memanggilnya pada jalan yang lurus.
Baca Juga: Nonton Film KKN di Desa Penari di Bioskop dari Berbagai Kota, Lengkap dengan Jadwal dan Jam Tayang
4. Merasakan kerinduan kepada Allah, orang yang mendapatkan hidayah, setiap relung hatinya terisi dengan kerinduan kepada Allah. Jika nama Allah disebut akan bergetar hatinya, kalau dibacakan firmannya akan bertambah imannya, Ia bertawakal mendirikian sholat dan mengeluarkan zakat sebagai rizki syukur atas nikmat yang diberikan Allah.
5.Hidup dengan rasa malu, tidak hanya kepada Allah, tetapi juga kepada mahluk Allah. Banyak habib yang menjelaskan betapa pentingnya seorang muslim dalam menjaga rasa malu seperti malu adalah sebagian dari iman. Bahwa ketika seorang muslim mengerti makna dan rasa malu, Ia enggan berbuat dosa, karena malu kepada Allah yang senantiasa melihatnya.
6. Senantiasa istiqomah, artinya berpegang teguh kepada nilai-nilai keimanan. Barang siapa yang berpegang teguh kepada agama Allah, maka sesungguhnya Ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus.
7. Merasa ringan dalam beramal saleh, orang yang telah mendapatkan hidayah ini akan merasa mudah atau ringan dalam melaksanakan amal saleh, rajin dan tekun dalam beribadah, serta sangat takut berbuat kedurhakaan. Sementara orang yang tidak mendapatkan hidayah akan berlaku sebaliknya, merasa malas dalam beramal saleh dan tidak bersalah bila berbuat maksiat.
Baca Juga: Nonton Film KKN di Desa Penari di Bioskop dari Berbagai Kota, Lengkap dengan Jadwal dan Jam Tayang
8.Semangat untuk belajar agama, dalam anggota tubuh seseorang terdapat banyak bagian, hati adalah pemimpinya, mulut adalah penyampainya, sedangkan kaki tangan adalah pelaksana. Maka gunakanlah anggota tubuh dengan sebaik-baiknya untuk kebaikan dan hal bermanfaat. Setiap orang pasti mengalami hal yang berbeda terkait cara Allah memberikan petunjuk. Mungkin tanpa kita sadari telah mengalami dan berhasil menyikapi petunjuk Allah dengan benar. Namun bisa jadi juga kita kurang tepat dalam mengartikan petunjuknya sehingga mengambil sikap yang salah dan menyesal kemudian. Bagaimanakah kita akan menyikapi petunjuk tersebut, maka kembali kepada kita.
Demikianla ciri-ciri hidayah dari Allah SWT. ***



















