BANTENRAYA.COM – Harga minyak goreng kemasan kini kembali mengalami kenaikan jelang Lebaran 2022.
Kenaikan harga minyak goreng kemasan tersebut bervariasi namun dipastikan pasokannya tetao aman dipasaran.
Seperti diketahui, harga minyak goreng kemasan mengalami kenaikan pasca pemerintah mencabut harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter.
Baca Juga: Hukum dan Tata Cara Khutbah Idul Fitri Lengkap dengan Dalilnya
Padahal sebelumnya, Menteri Perdagangan M Lutfi menjanjikan harga minyak goreng akan mulai turun setelah pasokan normal, namun sejauh ini masih belum ada tanda-tanda penurunan harga.
Menjelang Lebaran 2022 kali ini, harga minyak goreng kemasan justru mengalami kenaikan.
Kenaikan untuk komoditas minyak goreng kemasan sederhana dalam beberapa pekan terakhir dari Rp16.500 per liter menjadi Rp21.800 per liter atau naik 32,12 persen.
Baca Juga: 10 Contoh Ucapan Selamat Lebaran 2022 Lucu, Unik dan Kece untuk Dibagikan ke Teman Anda
Harga minyak goreng kemasan premium juga mengalami kenaikan hingga 37,36 persen dari Rp18.200 menjadi Rp26.300 per liter.
Dilansir Bantenraya.com, dari channel youtube Kemendag M lufi mengungkap saat ini harga minyak goreng kemasan premium berada di angka Rp 26.300 per liter pada 27 April 2022.
“Harga minyak goreng kemasan sederhana Rp 23.700 dan minyak goreng curah Rp 17.600 per liter,” ujar Lutfi.
Baca Juga: Niat Sholat Idul Fitri Bahasa Arab dan Artinya Lengkap Dengan Tata Caranya
Lutfi mengatakan, untuk harga minyak goreng memang bervariasi, dia mengklaim laju harga minyak goreng saat ini stabil.
Sementara, dalam paparannya untuk minyak goreng curah terjadi penurunan dari pekan lalu Rp 18.200 per liter.
Dalam kesempatan itu, Lutfi juga mengumumkan perkembangan harga bahan pokok lainnya.
Baca Juga: Arti Kata Lokotre yang Sebenarnya, Bahasa Gaul yang Sedang Viral di TikTok
“Pantauan harga ini akan dilakukan setiap hari di 216 pasar rakyat di 90 kabupaten dan kota di 34 provinsi yang dilakukan kontributor di dinas yang membidangi perdagangan,” tutupnya. ***



















