BANTENRAYA.COM – Jelang Idul Fitri 1443 Hijriah atau Lebaran 2022, pemudik mulai penuhi beragam transporatasi umum di stasiun, bandara, terminal bus, hingga dermaga pelabuhan.
Sebelumnya, selain untuk Lebaran 2022 pemerintah telah melarang kegiatan mudik Idul Fitri 2020 dan 2021 dikarenakan dalam masa pandemi Covid-19.
Otomatis, Lebaran 2022 merupakan tahun pertama kembali diperbolehkannya masyarakat melaksanakan mudik.
Baca Juga: Gubernur Banten Minta Pemkot Cilegon Manfaatkan Jalur Wisata Anyer untuk Kembangkan UMKM
Mudik sendiri identik dengan tradisi rutin setiap tahun di Indonesia untuk merayakan Lebaran di kampung halaman.
Tentu saja mudik bisa mengobati rasa rindu kepada orang-orang tersayang setelah lama berpisah.
Lebaran menjadi momen paling dinantikan sehingga bisa berkumpul bersama orang tua, serta kerabat lainnya.
Baca Juga: Disahkan Puan Maharani, UU TPKS Menguatkan Aturan Sebelumnya
Karena menjadi mudik pertama setelah ada pelarangan, maka pada Lebaran 2022 ini diprediksi akan terjadi lonjakan.
Oleh sebab itu, sejumlah titik kemacetan mudik Lebaran 2022 telah dipetakan untuk bisa diantisipasi oleh seluruh stakeholder terkait.
Titik rawan macet di antaranya adalah Ruas Jakarta-Cikampek KM 48 yang merupakan pertemuan dari Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ).
Jakarta-Cikampek, KM 50+600 sampai dengan Simpang Susun Kalihurip yang merupakan imbas dari pekerjaan proyek.
Baca Juga: Di Depan Anggota DPRD Kota Cilegon, Helldy Agustian Beberkan Prestasi
Titik-titik lainnya adalah Gerbang Tol Cikampek Utama dan beberapa rest area, Ruas Palikanci yang disebebakan antrean Gerbang Tol Palimanan Utama.
Kemudian Ruas Semarang-Batang seperti di Simpang Susun Krapyak dan antrean Gerbang Tol Kalikangkung.
Adapun Jasa Marga , mengatakan kemacetan ini juga berdampak dari jumlah kendaraan mencapai 762 ribu lebih yang masuk Jabodetabek.
Angka tersebut mengalamin lonjakan yang sangat tinggi dibadingkan lalu lintas normal pada periode November 2021.
Baca Juga: Link Download Minecraft Bedrock Edition Terbaru untuk HP Android Aman dan Gratis
“PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 762.251 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai dengan H-6 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 yang jatuh pada periode Jumat-Selasa (22-26 April 2022),” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru, dalam keterangan tertulisnya, 27 April 2022.
Dari angka 726.251 tersebut, distribusi kendaraan terbanyak menuju timur (Trans Jawa dan Bandung), yaitu sebanyak 365.492 kendaraan (47,9 persen) menuju arah timur.
Kemudian sebanyak 237.702 kendaraan (31,2 persen) menuju menuju arah barat (Merak), dan sebanyak 159.057 kendaraan (20,9 persen) menuju arah selatan (Puncak).
Baca Juga: CATAT! Ini Jadwal Pengumuman Kelulusan SMA dan SMK di Banten
Angka prediksi tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat GT Utama, yaitu GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikupa (arah Merak). ***


















