BANTENRAYA.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur memeriksa anggota polisi berinisial R yang disebut sebagai sang pacar Novia Widyasari.
Nama Novia Widyasari menghiasi trending topic di Twitter Sabtu 4 Desember 2021.
Warganet ramai-ramai mengangkat kasus mahasiswi yang ditemukan tewas menenggak racun di kompleks pemakaman Sooko, Mojokerto.
Baca Juga: Detik-Detik Gunung Semeru Meletus dan Muntahkan Jutaan Kubik Hujan Abu Vulkanik 4 Desember 2021
Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Timur akan menyelidiki peran R dalam insiden ini.
“Untuk anggota tersebut sementara dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi di Propam Polda Jawa Timur untuk didalami dugaan kaitannya dengan kasus bunuh diri tersebut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Gatot Repli Handoko lewat pesan teks Twitter @DivHumas_Polri, Sabtu, 4 Desember 2021.
Dalam tulisannya, polisi berinisial R itu merupakan anggota Kepolisian Resor Pasuruan.
Baca Juga: Ketika Bupati Lebak Jadi Peragawati, Begini Cara Dia Berjalan…
Tim dari Polda dan Polres, kata dia, sedang menginvestigasi terhadap informasi yang beredar di media sosial mengenai hubungan antara kasus bunuh diri Novia Widyasari dengan R.
Sebelumnya, di media sosial viral tanda pagar #savenoviawidyasari.
Novia tewas di dekat makam ayahnya di Mojokerto, pada 2 Desember 2021.
Baca Juga: Sebelum Bunuh Diri, Novia Widyasari Sempat Mengajukan Pertanyaan ‘Ekstrem’ ini di Quora
Perempuan 23 tahun itu diduga bunuh diri dengan cara menenggak racun di dekat makam tersebut.
Curahan hati Novia Widyasari di Quora juga turut dibagikan ulang berbagai akun media sosial.
Disebut-sebut, mahasiswi jurusan pendidikan bahasa Inggris tersebut bunuh diri karena tekanan dari keluarga pacarnya.
Menggunakan akun samaran bernama Aulia Dinarmara Putri R, Novia Widyasari menceritakan jika selama bulan November 2021 dirinya tengah berada dalam fase terburuk di hidupnya.
Tidak hanya sekali, pikiran untuk mengakhiri hidupnya sendiri sudah datang beberapa kali.
Ia juga kerap datang ke makam ayahnya, berharap pria yang membesarkannya itu mendengar curahan hati dan datang menghiburnya.
Baca Juga: Fakta-fakta Tentang Novia Widyasari Rahayu
Selain itu, beredar juga tangkapan layar cuitan akun @belawsz yang mengaku sebagai teman dekat Novia Widyasari. Disampaikan jika Novia bunuh diri bukan karena ditinggal sang ayah. Melainkan masalah asmara yang tengah merundungnya.
Tanggal 20 November 2021, Novia Widyasari sempat menghubungi temannya berinisial AN. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Malang itu mengaku ingin bercerita panjang dengan temannya.
Sesaat kemudian, AN langsung menghubungi Novia Widyasari. Akun @belawsz mengatakan jika awal kejadian, Novia dibawa oleh kekasihnya berinisial R ke sebuah penginapan. Lantas dipaksa untuk minum obat hingga akhirnya tertidur.
Baca Juga: Menang Tipis, Persija Duduki Peringkat Sembilan Klasmen Liga 1 Pekan ke 15
Empat bulan setelah kejadian, Novia Widyasari mengetahui jika dirinya hamil dan langsung mengadu kepada R.
Mendapat informasi dari kekasihnya, R disebut langsung membujuk gadis itu untuk menggugurkan kandungannya.
Enggan membunuh calon buah hatinya, Novia Widyasari melaporkan hal itu kepada keluarga R.
Baca Juga: NU Banten Nyatakan Dukung KH Said Aqil Siradj di Muktamar NU ke-34
Mereka lantas diajak makan bersama oleh keluarga R. Orangtua R mengaku akan bertanggung jawab, dan mengantarkan Novia pulang ke rumah.
Saat bertemu dengan ibu Novia Widyasari, ucapan orangtua R justru berbeda dari pernyataan sebelumnya.
Mereka mengaku tidak bisa menikahkan anaknya, karena kakak R masih ada yang belum menikah dan R sendiri baru saja menjadi polisi.
Kondisinya, ibu korban sendiri sebenarnya belum mengetahui bahwa anaknya tengah hamil.
Sehingga tidak memahami maksud dari perkataan keluarga R yang mengaku tidak bisa menikahkan mereka berdua.
Cerita tersebut dibagikan ulang oleh akun @eponinethernard, dan mendapatkan 9.000 lebih tanda suka.
Tiga ribu lebih lainnya ikut membagikan ulang dan tidak sedikit yang memberikan komentar.
Banyak warganet menuntut pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini.***
















