BANTENRAYA.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan Gebyar Ramadan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka Gugus Depan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin atau UIN SMH Banten di Aula Kampus 1 UIN SMH Banten, Jumat, 6 Maret 2026.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda tahunan Pramuka yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas seremonial, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter, penguatan nilai spiritual, serta penumbuhan solidaritas sosial di kalangan anggota Pramuka.
Gebyar Ramadan tahun ini dirancang sebagai momentum untuk menghidupkan nilai-nilai keislaman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan secara bersama-sama oleh anggota Pramuka.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an, yaitu peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah peradaban Islam.
BACA JUGA: Bazar Ramadan Pemkab Serang Diklaim Berhasil Stabilkan Harga
Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan terasa ketika para peserta mengikuti rangkaian khataman Al-Qur’an.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kecintaan generasi muda terhadap kitab suci Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana refleksi spiritual agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi, akademik, maupun sosial kemasyarakatan.
Setelah rangkaian kegiatan keagamaan, acara dilanjutkan dengan santunan kepada anak-anak yatim di Lingkungan sekitar.
Kegiatan santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang ditanamkan dalam Gerakan Pramuka.
Dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, para anggota Pramuka berupaya menebarkan kebahagiaan dengan berbagi kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.
BACA JUGA: Berkah Bulan Ramadan 2026, OSIS SMK Karya Pembangunan Bagikan 300 Box Takjil Gratis!
Momen santunan tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran nilai kemanusiaan bagi anggota Pramuka.
Melalui kegiatan ini, para anggota diharapkan dapat menumbuhkan empati sosial, memperkuat rasa solidaritas, serta memahami pentingnya berbagi rezeki kepada sesama sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial.
Selain kegiatan spiritual dan sosial, suasana kebersamaan semakin terasa melalui perlombaan memasak antar internal anggota Pramuka UIN SMH Banten yang menjadi salah satu agenda menarik dalam Gebyar Ramadhan tahun ini.
Perlombaan tersebut tidak hanya menghadirkan suasana kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi media untuk melatih kerja sama tim, kreativitas, serta membangun komunikasi yang harmonis antar anggota.
Dalam perlombaan tersebut, setiap kelompok anggota Pramuka menunjukkan kemampuan dan kreativitas mereka dalam mengolah berbagai menu makanan.
BACA JUGA: SDIT Al Muhajirin Gelar Pesantren Ramadan Guna Perkuat Iman dan Takwa Siswa
Tawa, canda, dan semangat kebersamaan tampak mewarnai kegiatan ini, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat di antara para anggota.
Pembina Satuan Pandega Putra UIN SMH Banten Dr Miftahul Rachmat menjelaskan, Gebyar Ramadan memiliki makna yang sangat penting dalam pembinaan karakter anggota Pramuka.
Menurutnya, kegiatan itu merupakan implementasi nyata dari Prinsip Dasar Kepramukaan, khususnya prinsip kedua yaitu peduli terhadap bangsa, tanah air, sesama hidup, dan alam seisinya.
Miftahul menegaskan, melalui kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan kegiatan kebersamaan dalam Gebyar Ramadhan, nilai kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan secara langsung kepada para anggota.
“Gebyar Ramadan ini merupakan implementasi nyata dari Prinsip Dasar Kepramukaan yang kedua, yaitu peduli terhadap bangsa, tanah air, sesama hidup, dan alam seisinya,” katanya.
BACA JUGA: Kampung Ramadan Spenda Cilegon, Kolaborasikan Literasi dan Numerasi
Selain itu, Miftahul menuturkan, Gebyar Ramadan mencerminkan pengamalan Dasa Darma Pramuka yang kedua, yaitu cinta alam dan kasih sayang sesama manusia,” sambung Miftahul.
Lebih lanjut, Miftahul menyampaikan, Gebyar Ramadan tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya anggota Pramuka, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, spiritualitas yang kuat, serta semangat kebersamaan yang tinggi.
Menurutnya, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kegiatan-kegiatan berbasis nilai seperti ini menjadi sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan integritas moral yang kuat.
Miftahul berharap agar kegiatan Gebyar Ramadan yang telah menjadi agenda tahunan ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas.
“Harapannya, Gebyar Ramadan sebagai kegiatan tahunan dapat terus meningkat, baik dari sisi kualitas kegiatan maupun kuantitas partisipasi anggota. Semoga kegiatan ini mampu memperkuat nilai kekompakan, kebersamaan, serta rasa kekeluargaan di lingkungan Pramuka UIN SMH Banten,” ungkapnya.
BACA JUGA: 7 Pantun Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026, Ungkapan Suka Cita dengan Penuh Doa dan Harapan
Melalui kegiatan Gebyar Ramadan, Pramuka UIN SMH Banten kembali menegaskan perannya sebagai organisasi pendidikan nonformal yang tidak hanya membentuk keterampilan kepemimpinan dan kedisiplinan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan spiritualitas yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan karakter generasi muda.***



















